3 Mahasiswa dan 1 Pelajar Hanyut di Sungai Asahan Belum Ditemukan

oleh -1.498 views

garudaonline – Medan |  Tiga orang mahasiswa Universitas Muslim Nusantara (UMN) dan seorang pelajar hanyut di Sungai Asahan, Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Sonsongan, Kabupaten Asahan, sejak Rabu 8 Agustus 2018 sore. Namun pencarian terhadap keempatnya belum membuahkan hasil.

“Empat korban belum ditemukan. Saat ini pencarian masih terus dilakukan,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumatera Utara (Sumut) AKBP MP Nainggolan, Kamis 9 Agustus 2018.

Keempat korban hanyut itu, masing-masing Maya Daulay (21) mahasiswi UMN asal Tembung, Deliserdang, Maulida Batubara (21) mahasiswi UMN, asal Tembung Deliserdang, Dwihadi Mahendra (21) mahasiswa UMN asal Sumatera Barat, serta Fery (14) Pelajar asal Siumbut Umbut Baru, Kisaran.

“Pencarian sempat dihentikan pada malam hari. Untuk mendukung pencarian itu, Polsek Bandar Pulau, saat ini juga telah membuat posko pencarian korban hanyut,” jelasnya.

Dia menyatakan, untuk menemukan keempat korban hanyut tersebut, Tiga Pilar Plus bekerjasama dengan masyarakat melakukan penyisiran di pinggiran aliran sungai tersebut. “Pencarian juga dibantu oleh warga,” pungkasnya.

Keempat korban hanyut ini bersama rombongannya yang berjumlah 14 orang terdiri dari 8 mahasiwa dan 6 masyarakat Siumbut Umbut, berekreasi ke Pemandian Bedeng Dusun III, Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Songsongan, Asahan. Hal ini dilakukan sebagai ajang perpisahan, usai melangsungkan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Siumbut Umbut.

Namun selanjutnya, Sekitar pukul 15.30 WIB, saat mandi di tepi sungai Asahan, 2 orang hanyut karena terbawa arus sungai. Kemudian 3 orang rekannya yang berusaha menolong juga ikut terseret oleh derasnya arus air sungai.

Melihat kejadian tersebut warga berusaha menolong. Lalu sekitar jarak 150 meter dari lokasi hanyut, warga berhasil menolong satu korban bernama Fandi Ahmad Siregar (21), sedangkan teman-temannya terbawa arus sungai.

(voshkie)

Berikan Komentar