Acap Lihat Ibunya Disiksa, Dua Anak Nekat Bunuh Ayah

oleh -477 views

garudaonline, Tapsel: Dua anak tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri.

Perbuatan keji ini ditengarai mereka lakukan karena sakit hati melihat sikap ayah mereka yang acap menyiksa serta mengancam akan membunuh ibunya.

Korban diketahui beranama Sahat (56) warga Sosopan Julu, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Palas.

Sementara itu dua pelaku TWH (21) dan adiknya FA (16), keduanya merupakan warga Desa Sampean, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel. Pembunuhan terjadi ketika Sahat mendatangi keduanya di kediaman ibu mereka di Desa Sampean lantaran kehilangan uang yang diduganya diambil oleh TWH dan FA.

“Selama ini Sahat berada diladangnya di Desa Sosopan, saat itu datang karena uangnya hilang dan langsung memarahi TWH dan FA yang diduganya mengambil uang miliknya,” ungkap Kapolres Tapsel, AKBP Irwa Zaini Adib melalui Kasat Reskrim, AKP Alexander Piliang, Selasa (26/2/2019).

Lantaran tak sampai hati melihat ibunya dicaci maki serta mendapat ancaman dari korban, TWH dan FA pun mengatakan akan ke ladang ayahnya untuk menyelesaikan masalah.

Senin (25/2/2019), kedua tersangka pergi ke ladang korban. “Di jalan keduanya bertemu dengan korban dan mengatakan untuk pergi bersama ke ladang,” ujar Alex.

Setibanya di ladang, TWH yang memang sudah mempersiapkan alat langsung menghantam kepala korban dengan alu (kayu bulat) hingga korban roboh. “Melihat itu, FA pun ikut memukuli tubuh korban bertubi-tubi hingga korban tewas,” ungkapnya.

Mengetahui korban tewas, keduanya pun langsung melarikan diri. Polisi yang mendapat informasi pun langsung terjun ke lokasi. Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Tapsel pun segera memintai keterangan sejumlah saksi dan melakuka pengejaran.

“Begitu mendapat perintah dari Kapolres untuk membantu Polsek Sosopan, kita langsung menuju kediaman ibu tersangka, dan tidak mendapati TWH di sana, sementara FA berada di polsek dimintai keterangan sebagai saksi saat itu,” terang mantan Kasat Reskrim Polres Sergai ini.

Selasa (26/2/2019) sekira pukul 03.00 Wib, petugas mengetahui keberadaan TWH, dan berhasil meringkusnya. “TWH kita tangkap di rumah pacarnya, di kawasan Kayu Ombun, Sidempuan.

Dari pengakuan kedua tersangka, aksi pembantaian itu dikarenakan sakit hati terhadap korban lantaran kerap menyakiti ibunya. Kedua orang ini satu ibu lain ayah TWH merupakan anak tiri, sedangka FA anak kandung. Keduanya memang sudah merencanakan pembunuhan lantara sakit hati melihat tingkah ayah mereka. (Voshkie)

Berikan Komentar