Bawa Sabu 33,5 Kg dan 13.500 Butir Ekstasi, 3 Kurir Ditembak

oleh -334 views

garudaonline, Medan: Petugas Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut menggagalkan peredaran sabu 33,5 Kg dan 13.500 butir pil ekstasi. Dari pengungkapan itu, polisi meringkus dan menembak 3 orang kurir di tiga lokasi terpisah yakni Serdang Bedagai, Deli Serdang, dan Binjai.

“Ketiganya ditangkap dari tiga lokasi terpisah. Dari penangkapan itu diamankan barang bukti sabu total 33,5 Kg dan 13.500 butir pil ekstasi,” kata Kombes Pol Hendri Marpaung, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Rabu (27/2).

Hendri menyebutkan penangkapan pertama dilakukan pada Jumat (22/2) sekitar pukul 07.00 Wib. Berawal informasi dari masyarakat, petugas Unit 2 Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut menghentikan 1 unit mobil Honda Mobilio di kawasan Simpang Mata Pao, Serdang Bedagai.

“Di dalam mobil ditemukan 26,5 Kg sabu-sabu dan 13.500 butir pil ekstasi merek “Kenzo”. Sebanyak 15 Kg sabu-sabu dikemas dalam 15 bungkus plastik teh cina bertuliskan “Qing Shan”,  7 Kg  dikemas  dalam 7 bungkus plastik kopi Malaysia bertuliskan “Alicafe”, dan 4,5 Kg dikemas dalam  5 bungkus plastik transparan,” ujarnya.

Untuk ekstasi, lanjut Hendri, dikemas dalam 3 bungkus kemasan aluminium foil, masing-masing berisi 4.500 butir. Seluruh narkotika itu dimasukkan dalam  2 karung plastik bertuliskan “Malaysia”. Laki-laki yang mengemudikan mobil itu berinisial JI, diamankan.

“Pada saat pengembangan, JI melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri selanjutnya kita melakukan tindakan tegas terukur dengan cara menembak kaki sebelah kirinya,” terangnya.

Dari hasil interogasi dan analisa kasus tersangka JI, petugas mendapatkan keterangan bahwa ada seorang laki-laki yang akan membawa narkotika jenis sabu-sabu dari Tanjungbalai menuju ke Medan. Informasi dari JI dikembangkan petugas Unit 4 Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut.

“Minggu (24/2) sekitar pukul 01.00 Wib, tim menangkap laki-laki berinisial S yang dicurigai membawa sabu-sabu dari Tanjungbalai, di Jalan Medan-Tanjung Morawa , tepatnya di luar pintu tol Tanjung Morawa, Deli Serdang,” pungkasnya.

Dari tangan S, disita berupa sebungkus plastik bertuliskan “Indomaret” yang isinya 5 bungkus  plastik kuning keemasan “Guanyinwang”. Di dalamnya terdapat 5 Kg sabu-sabu. Seperti JI, S kemudian dibawa untuk dilakukan pengembangan.

“Pada saat pengembangan laki-laki yang berinisial S melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri selanjutnya kita juga melakukan tindakan tegas terukur dengan cara menembak kaki sebelah kanan,” jelas Hendri.

Dari keterangan S diperoleh informasi adanya seorang laki-laki di Binjai yang menerima pengiriman narkotika jenis sabu-sabu dari Provinsi Riau. Petugas Unit I Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut menindaklanjutnya hari itu juga.

“Lalu ditangkap VS di tepi Jalan Gatot Subroto, Bandar Senembah, Binjai Barat, Binjai, Minggu (24/2). Dari tangannya disita barang bukti plastik hitam, di dalamnya berisi 2 bungkus  plastik kuning keemasan “Guanyinwang” berisi 2 Kg sabu-sabu,” paparnya.

Dari ketiga penangkapan itu, petugas menyita 33,5 Kg sabu-sabu dan 13.500 butir pil ekstasi. Jika berhasil beredar, narkotika itu diperkirakan dapat merusak 348.500 orang. Sabu-sabu dapat merusak 335.000 orang dengan asumsi 1 gram sabu-sabu untuk 10 orang pengguna. Sementara 13.500 butir pil ekstasi itu dapat merusak 13.500 rang dengan asumsi 1 butir untuk 1 orang pengguna.

“JI, S, dan VS, disangka melanggar Pasal  114  ayat (2) dan atau  Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ketiganya terancam pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau paling singkat penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp  1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar,” bebernya. (Voshkie)

Berikan Komentar