Bayi Orangutan yang Dijual Online Ditemukan Membusuk

oleh -263 views

garudaonline, Medan: Setelah mendapat informasi mengenai penjualan bayi orangutan secara online di media sosial, Tim medis Orangutan Information Centre (OIC) bersama personel Kodim 0205 Tanah Karo segera beraksi dan berupaya mengevakuasi orangutan di Kutabuluh, Karo, Sumut. Namun, mereka mendapati satwa dilindungi itu telah tidak bernyawa.

Berdasarkan informasi dihimpun, Kamis (13/12), keberadaan orangutan itu diketahui setelah ada upaya menjualnya di media sosial. Penjual mematok harga antara Rp 7 juta hingga Rp 10 juta.

Petugas gabungan langsung menuju lokasi, yakni Desa Rih Tengah, Kuta Buluh, Senin (10/12) sore. Mereka akhirnya menemukan jasad bayi orangutan itu di dua lokasi, di halaman rumah dan perladangan.

Kondisi jasad sudah membusuk. Tengkorak kepalanya bahkan terpisah sekitar 50 meter dari tubuhnya.

Awalnya tim mencoba menemui pemilik rumah yang diduga memelihara dan akan menjual orangutan itu. Namun dia tidak ada di tempat.

Petugas kemudian menyisir lokasi perladangan tak jauh dari rumah. Di sana mereka menemukan tengkorak kepala bayi orangutan.

“Kalau dilihat dari struktur tulang dan bentuk giginya yang sudah mulai muncul gigi taringnya, orangutan ini sekitar umur 11 sampai 12 bulan, namun jenis kelaminnya belum diketahui,” kata Tengku Zeini Adawiyah, anggota tim medis OIC.

Berdasarkan pemeriksaan awal tidak ditemukan unsur kekerasan. “Dari tengkoraknya dilihat tidak ada unsur kekerasan seperti itu,” sebut Zeini.

Setelah menemukan tengkorak, tim kembali melakukan pencarian. Mereka mendapati kuburan bagian tubuh bayi orangutan. Namun kondisinya juga sudah tidak lengkap.

“Kami diperintahkan untuk mengungkap adanya orangutan di Desa Rih Tengah Kecamatan Kuta Buluh, tapi yang kami dapatkan disini sudah menjadi tulang belulang atau tengkorak,” kata Serka Muhammad Darwis, personel Kodim 0205 Tanah Karo.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, jasad orangutan itu dibawa tim medis OIC. Akan dilakukan necropsy untuk mengetahui penyebab kematian bayi orangutan itu. (dfnorris)

Berikan Komentar