Bebas dari Mako Brimob, Ahoker Gelar Syukuran di Taman Kalijodo

oleh -158 views

garudaonline, Jakarta: Para pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memilih cara merayakan kebebasan terpidana penodaan agama itu dengan menggelar syukuran di Taman Kalijodo, Jakarta Utara.

Ahoker, istilah kelompok pendukung setia Ahok, memilih Taman Kalijodo sebagai tempat syukuran dengan alasan lokasi ini identik dengan kepemimpinan Ahok saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Beberapa orang yang hadir dan berperan menggelar acara ini merupakan relawan Ahok-Djarot untuk Pilkada DKI Jakarta 2017. Inisiator acara syukuran, Peter F Momor mengatakan hajatan ini digelar selain syukuran, juga sekaligus memperkuat kekerabatan para pendukung yang selama ini menantikan kepulangan sang mantan gubernur.

“Setelah Pak BTP (Basuki Tjahaja Purnama) di penjara, semua menanti-nantikan kapan saatnya untuk Pak BTP keluar. Nah ini momen yang tepat untuk kita kumpul kembali dan kita mau menyuarakan lagi spirit of Ahok melalui kegiatan ini,” ujar Peter, Kamis (24/1).

Acara ini dimeriahkan dengan beberapa mata acara seperti bernyanyi bersama hingga melantunkan doa bareng untuk Ahok. Sebagian besar dari mereka mengenakan kemeja kotak-kotak khas pendukung Ahok-Djarot semasa kampanye pilgub yang lalu.

Pemilihan Taman Kalijodo sebagai lokasi hajatan bukan tanpa alasan. Peter menyebut tempat ini sudah puluhan tahun dimanfaatkan untuk kegiatan maksiat. Akan tetapi baru di era Ahok menjabat gubernur, menurutnya Kalijodo bisa berdampak positif bagi masyarakat luas.

“Bagi anak-anak, untuk penggemar olahraga, hingga tempat ini sangat berubah 180 derajat fungsinya dari hal yang sangat negatif sampai membawa kebahagiaan bagi warga sekitar dan warga Jakarta pada umumnya,” tutur Peter. Taman Kalijodo juga dipilih karena menurut Peter agar para pendukung Ahok lainnya tidak terkonsentrasi di Mako Brimob, Depok.

Sementara itu, ketua panitia acara, Silvia Debi Suhembarto, menyebut hajatan ini merupakan luapan kegembiraan para relawan yang pernah bersama-sama membantu kampanye Ahok.

“Kami semua berjuang di pilkada putaran pertama, putaran kedua, walaupun keadaannya saat itu menyakitkan tapi hari ini semua terbayarkan karena Pak BTP telah bebas murni,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah dibebaskan dari Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat pada Kamis (24/1) pukul 07.00 WIB.

Momen kebebasan pria yang kini memilih untuk dipanggil BTP ini diabadikan lewat Instagram oleh putra sulung, Nicholas Sean Purnama.

Sean mengunggah foto sesaat setelah BTP dinyatakan bebas setelah menjalani masa tahanan selama dua tahun–dipotong remisi 3 bulan 15 hari–dalam kasus penistaan agama.

Ahok sebelumnya dijatuhi vonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Mei 2017 lalu atas kasus penistaan agama. (CNN/voshkie)

Berikan Komentar