Begini Cara Kerja Delapan Driver Online Pengantar ‘Tuyul’ di Medan

oleh -2.573 views
Kapolrestabes Medan KBP Dadang Hartanto (2 dari kanan) didampingi Kasatreskrim AKBP Putu Yudha Prawira (tengah), Kanit Pidum AKP Rafles Marpaung (kanan) dan Panit Pidum Iptu Herison Manulang (kiri) merilis barang bukti yang disita dari para anggota sindikat driver online pengantar 'tuyul' alias penumpang fiktif

garudaonline – Medan | Satreskrim Polrestabes Medan menangkap delapan anggota sindikat driver online pengantar ‘tuyul’ alias penumpang fiktif di sebuah warung kawasan Jalan Melati Raya Kota Medan.

Dalam pemeriksaan, tersangka SS (30), YAG (29), DDH (38), KS (36), AM (40), APPA (28), DSG (29) dan AG (38) mengaku untuk melancarkan aksinya mereka berbagi peran.

“Satu tersangka dengan inisial SS berperan sebagai penjebol atau merusak sistem keamanan pada handphone android supaya dapat dimasukan aplikasi Mock GPS atau melakukan orderan fiktif terhadap handphone android maupun tablet milik mitra pengemudi Grab,” kata Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Polisi (KBP) Dadang Hartanto, Kamis (22/2/2018).

Sedangkan tersangka YAG, DDH dan KS, AM (40), APPA (28), DSG (29) dan AG (38) sambung Dadang, menggunakan aplikasi Mock GPS dan melakukan root handphone tersangka SS untuk memanipulasi ke kantor Grab sehingga dapat melakukan orderan dan perjalanan fiktif.

“Seolah olah mereka melakukan perjalanan, menjemput dan mengantarkan penumpang supaya mendapatkan bonus dari kantor GrabCar. Akibat perbuatan para tersangka, pihak GrabCar mengalami kerugian sekitar Rp120 juta,” terang didampingi Kasatreskrimnya AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH.

Perlu diketahui, tambah Dadang, satu tersangka dengan inisial SS ini merupakan pemuda yang hanya lulusan Sekolah Dasar (SD). Namun, ia mampu menjebol aplikasi setelah belajar melalui internet.

Seperti diketahui, para tersangka ini ditangkap karena kedapatan menggunakan aplikasi tambahan untuk mengantar ‘tuyul’ alias penumpang fiktif. Para pelaku seolah-olah sedang mengantar penumpang, padahal mereka sedang ‘duduk manis’ di warung kopi.

(g.01)

Berikan Komentar