Bekas Mahasiswa UNIMED Penista Agama Dituntut 2 Tahun Penjara

oleh -535 views

garudaonline – Medan | Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Wiranto Banjarnahor (21) eks mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) selama dua tahun penjara. Dia dianggap bersalah melakukan penistaan terhadap Nabi Muhammad‎ SAW melalui akun Facebook miliknya yang bersama Eka Persada Bangun.

“Meminta kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa selama dua tahun penjara,” ucap JPU Sindu dalam persidangan yang digelar di Ruang Cakra III Gedung Pengadilan Negeri Medan, Rabu 6 September 2017.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai oleh Sabarulina Ginting, JPU Sindu menilai perbuatan terdakwa Wiranto Banjarnahor melanggar Pasal 156 a KUHP tentang Permusuhan, Penyalahgunaan atau Penodaan Terhadap Suatu Agama.

Adapun hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa dapat memicu konflik di tengah masyarakat. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya. Selain itu terdakwa masih muda sehingga dapat berubah di masa depan.

Usai mendengar nota tuntutan JPU, majelis hakim menunda sidang hingga sepekan mendatang untuk agenda pembelaan terdakwa.

Sebelumnya dalam dakwaan JPU disebutkan terdakwa Wiranto Banjarnahor melakukan penodaan agama dengan melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW, yang diposting pada akun pribadi terdakwa di Facebook.

Barang bukti dalam kasus penistaan agama berupa screen shot berupa postingan bertuliskan penghinaan terhadap‎ Nabi Muhammad SAW. Kemudian, Handpone, tas ransel dan jas Almamater Unimed (Universitas Medan).

Aparat kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polrestabes Medan yang menerima laporan atas kasus penodaan agama tersebut langsung melakukan penyeledikan dan menciduk terdakwa di kosnya, di Jalan Pancing, Medan Estate, Medan, Selasa, 16 Mei 2017. Selanjutnya, polisi melakukan pemeriksaan dan menahan mantan mahasiswa Unimed tersebut.

(Fidel)

Berikan Komentar