Beli Senjata dari Rusia, AS Ancam Sanksi India

oleh -572 views

garudaonline, AS: Amerika Serikat memperingatkan India akan bahaya sanksi jika negara pimpinan Narendra Modi itu terus membeli senjata baru dari Rusia.

Ancaman itu datang di saat Washington mengkhawatirkan prospek India, salah satu sekutu militer penting AS di kawasan, terus memboyong senjata dari Rusia terutama sistem rudal jarak jauh S-400.

Di bawah aturan AS dalam membendung Rusia, Washington memiliki kewenangan memberikan sanksi jika negara-negara ketiga, terutama sekutu, melakukan jual-beli alat pertahanan utama atau barang intelijen dari Moskow.

Namun, belakangan Kongres memberi keringanan pemerintah berupa opsi pengecualian (waiver) bagi negara-negara yang berniat mulai mengurangi penggunaan senjata Rusia dan beralih ke alutsista buatan negara Barat.

Asisten Menteri Pertahanan untuk Urusan Keamanan Asia Pasifik, Randall Schriver, mengisyaratkan AS tidak akan menggunakan kebijakan pengecualian itu kepada India.

“Saya menganggap itu (opsi waiver) agak menyesatkan,” kata Schriver dalam audiensi Carneige Endowment For International Peace di Washington, seperti dikutip AFP, Kamis (30/8).

“Kami masih memiliki kekhawatiran yang sangat signifikan jika India mengejar platform dan sistem baru (dari Rusia). Saya tidak bisa duduk di sini dan memberi tahu Anda semua bahwa mereka akan diberikan waiver itu.”

Shcriver menganggap keputusan India membeli S-400 dari Rusia sangat “menganggu” karena banyak alasan.

“Preferensi kuat kami adalah untuk mencari alternatif dan melihat apakah kami dapat menjadi mitra mereka dalam memenuhi kebutuhan pertahanan negaranya,” kata Shcriver.

Pernyataan itu diutarakan Shcriver menjelang pertemuan perdana 2+2 antara Menteri Luar Negeri-Menteri Pertahanan AS dan Menlu-Menhan India pekan depan.

Selain persoalan senjata, AS dan India pekan depan akan membahas perluasan ruang lingkup dan kompleksitas latihan militer gabungan antara kedua negara.

Dalam beberapa tahun terakhir, AS tengah gencar memperkuat hubungan diplomatik dengan India, salah satu negara di Asia yang bangkit secara ekonomi dan pengaruhnya di kawasan.

Washington memandang New Delhi sebagai negara demokrasi dengan nilai yang sama dan bisa menjadi kunci membantu melawan ambisi regional China di kawasan.

India sejauh ini terus beralih ke AS dan Perancis untuk pembelian senjata, tapi masih bergantung pada perangkat Rusia untuk mempertahankan alutsista lama yang masih digunakan.(cnn/voshkie)

Berikan Komentar