Berpotensi Oligopoli, KPPU Pantau Industri Hasil Tembakau

oleh -610 views

garudaonline, Jakarta:  Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bakal lebih memantau industri hasil tembakau (IHT) karena berpotensi terjadi oligopoli.

Pemantauan dilakukan terkait implementasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 146 Tahun 2017 Tentang Tarif Cukai Tembakau.

KPPU memperkirakan kebijakan tersebut akan menambah beban operasional perusahaan rokok.

Kenaikan beban operasional tersebut diperkirakan KPPU akan mendorong perusahaan rokok untuk melakukan efisiensi usaha dengan merger.

“Merger sebenarnya masuk akal, tapi bisa menimbulkan bahaya berupa persaingan usaha tidak sehat,” kata anggota Komisioner KPPU Kodrat Wibowo, Senin (13/8).

Praktik tersebut bisa menimbulkan pemusatan kekuatan ekonomi pada industri rokok.

Pasalnya, merger dan akuisisi akan membuat jumlah perusahaan rokok semakin sedikit, khususnya tergerusnya perusahaan rokok kecil. (cnn/voshkie)

Berikan Komentar