Bertemu Wanita Cantik Via Facebook, Dua Pemuda Dirampok dan Dianiaya

oleh -239 views

garudaonline, Medan: Niat hati ingin bertemu dan berkenalan dengan wanita cantik, namun kedua pemuda ini malah mengalami nasib apes.

Akbar R Sinaga (17) dan Mikhael B Manalu (18) warga Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancurbatu, harus menerima bogem mentah dan barang miliknya dirampas oleh sejumlah pria tak dikenal.

Kasus ini berawal dari perkenalan korban Akbar dengan seorang wanita cantik di situs jejaring sosial Facebook. Terpesona dengan foto profil wanita tersebut, ia lantas melakukan komunikasi melalui dunia maya secara intensif.

Lantas pada Kamis 13 Desember 2018, korban mendapat pesan dari akun Facebook milik wanita itu untuk bertemu di kawasan Jalan Pinang Baris.

Mendapat sinyal positif, korban kemudian mengajak rekannya Mikhael untuk menemui wanita yang dikenalnya di media sosial tersebut. Namun siapa sangka, sesampainya di tempat yang disepakati, bukannya wanita cantik yang dilihat, korban malah bertemu dengan 6 orang pemuda.

“Jadi memang, korban tidak mengetahui selama ini berkomunikasi dengan pelaku melalui Facebook dimana pelaku menyamar sebagai perempuan,” sebut Kapolsek Medan Sunggal Kompol Yasir Rido, Jumat (21/12).

Kemudian dengan menggunakan sepeda motor korban, keduanya dibawa oleh para pelaku ke suatu tempat di pinggiran sungai. Disana keenam pelaku mulai mengintimidasi kedua korban dengan meminta uang dan harta benda korban.

“Karena memang kebetulan tidak membawa uang banyak, korban sempat ditunjang oleh salah seorang pelaku. Akhirnya para pelaku merogoh pakaian kedua korban dan menemukan uang sebesar 50 ribu rupiah. Pelaku juga merampas handpone dan sepatu kedua korban,” urai Kapolsek.

Nasib apes yang dialami kedua remaja itu belum berhenti. Usai dirampok dan dianiaya, kedua remaja itu kemudian dibawa keliling lagi. Namun belakangan korban Mikhael diturunkan di kawasan Terminal Pinang Baris. Sementara Akbar dibawa di suatu tempat di kawasan Jalan Kemiri Desa Tanjung Gusta Kec. Sunggal DS, tepatnya di dalam sebuah rumah kosong.

“Nah disini, korban akbar mendapat penganiayaan kembali. Dia dikeroyok oleh belasan pemuda karena dibilang salah seorang pelaku sebagai anggota geng motor. Usai dikeroyok, korban kemudian dilepaskan,” sebut Yasir.

“Korban kemudian melaporkan peristiwa ini ke orangtuanya dan langsung membuat laporan polisi,”imbuhnya.

Polisi lanjut Yasir bergerak cepat. Tim Pegasus Polsek Sunggal membawa korban kembali ke TKP. “Nah, di sekitar TKP, salah satu pelaku berinisial RPH alias Riski kelihatan dan kemudian Tim Pegasus mendatangi pelaku tetapi pelaku sempat melarikan diri akan tetapi berhasil dikejar dan ditangkap,” terangnya.

Namun pelaku lainnya langsung melarikan diri sedangkan tersangka Riski kemudian tim diboyong ke Polsek Sunggal.

“Saat ini, petugas masih mengejar belasan pelaku lainnya. Sedangkan pasal yg di kenakan Pasal 365 ayat (2) KUHPidana, ancaman hukuman 9 tahun penjara,” tukas Yasir. (dfnorris)

Berikan Komentar