Bhayangkari Sumut Gelar Lomba Tari Tematik Tingkat SMA dan Vocal Group Tingkat SMP

oleh -561 views

garudaonline – Medan | Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Sumatera Utara (Sumut), pagi tadi, Sabtu (14/10/2017) menggelar lomba tari tematik tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan vocal group tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Sumut.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Tribrata Markas Polda Sumut tersebut dihadiri Wakil Ketua PD Bhayangkari Sumut Ny. Evi Agus Andrianto, para pengurus Bhayangkari Sumut, pengurus Cabang Bhayangkari sejajaran Polda Sumut dan peserta lomba.

Ketua PD Bhayangkari Sumut Ny Roma M Paulus Waterpauw didampingi Wakil Ketua PD Bhayangkari Sumut Ny. Evi Agus Andrianto mengatakan, perlombaan tersebut degelar dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke 65 tahun 2017.

“Perlombaan Tari Tematik tingkat SMA diikuti 30 peserta, dan untuk lomba vocal group 45 peserta dari tingkat SMP sewilayah Sumatera Utara,” ujar Roma di sela kegiatan.

Sebelum acara dimulai, kegiatan diisi dengan ceramah tentang bahara Narkoba oleh AKBP Magdalena Sirait  dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut dan ceramah Radikalisme oleh Iptu Gabriel Gultom SIK.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan kata sambutan yang disampaikan oleh Ketua PD Bhayangkari Sumut Ny Roma M Paulus Waterpauw.

Dalam sambutannya, Roma menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada para peserta lomba, dan para ibu-ibu pengurus Bhayangkari yang datang dalam acara perlombaan.

“Tujuan diadakan lomba ini tentu saja tidak hanya sekedar ajang kebolehan prestasi masing-masing sekolah, namun lebih dari itu ajang lomba ini bertujuan sebagai salah satu wadah seluruh siswa- siswi SMP-SMA untuk menunjukan kreatifitas dan prestasi yang dimilikinya,” sebut Roma.

Ia berharapkan kegiatan tersebut juga dapat digunakan sebagai salah satu ajang silahturahmi untuk seluruh sekolah tingkat SMP dan SMA sedaerah Sumatera Utara.

“Lomba ini juga dapat digunakan sebagai salah satu kegiatan agar para remaja (anak-anak sekolah) tidak terjerumus ke dalam kenakalan remaja yang semakin lama semakin memprihatinkan seperti narkoba dan radikalisme,” tuturnya.

Dikatakan, penyalahgunaan narkotika dan bahan-bahan berbahaya lainya sangat memprihatinkan karena telah merambah ke seluruh lapisan masyarakat tanpa mengenal usia dan profesi, juga sudah merambah ke lingkungan anak-anak sekolah.

Untuk itu, dengan digelarnya kegiatan tersebut diharapkan dapat menghindari para remaja dari dampak-dampak negative menggunakan barang berbahaya tersebut.

(iwan)

Berikan Komentar