Bisnis Barang Haram dari Penjara, Napi Kebon Waru Kirim 1,5 Ton Ganja

oleh -404 views

garudaonline, Medan: Rupanya aksi pengiriman obat-obat terlarang via lapas kian digandrungi oleh para narapidana.

Tak diketahui apa sebab berbisnis barang haram lewat bui ini laris manis, padahal praktek ini acap kali digagalkan oleh petugas.

Seperti baru-baru ini Badan Narkotika Nasional (BNN) dan personil dari Bea dan Cukai kembali meringkus pengiriman narkoba dari penjara yang dilakukan oleh napi yang sedang menjalani masa hukuman.

Kedua institusi ini berhasil menggagalkan pengiriman 1,5 ton ganja ke Jawa Barat. Ganja tersebut diangkut menggunakan jalur darat dan juga jalur udara dari Aceh dengan tujuan Bogor, Jawa Barat.

Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Arman Depari mengatakan pengungkapan tersebut mereka lakukan pada dua lokasi yakni di Bogor dan di Bandara Soekarno-Hatta.

“Truk yang digunakan untuk mengangkut ganja tersebut dimodifikasi seolah-olah angkutan berpendingin. Pada bagian dasarnya dibuat kompartemen khusus untuk meletakkan ganja dan ditutup dengan plat besi,” katanya melalui keterangan tertulis, Kamis (31/1/2019).

Arman menjelaskan dalam pengungkapan ini mereka menangkap 3 orang pelaku. Saat ini ketiganya masih menjalani pemeriksaan untuk menelusuri pihak-pihak lain yang terlibat dalam pengiriman tersebut. Dari pemeriksaan sementara diketahui ganja tersebut dikendalikan oleh seorang narapidana yang saat ini menjalani hukuman di LP Kebon Waru, Bandung bernama Parman.

“Kita masih akan terus melakukan pengembangan,” pungkasnya. (dfnorris)

Berikan Komentar