Bobol Gerai iPlug di Medan, Pelaku Berpesta Bersama Kekasih Prianya di Manado

oleh -586 views

garudaonline, Jakarta: Pembobol gerai iPlug di Jalan Ahmad Yani, Kesawan, Kota Medan akhirnya berhasil diringkus petugas.

Namun Taufik harus didorong menggunakan kursi roda karena tak mampu berjalan dengan luka tembak di kaki kanannya, Senin (4/3).

Laki-laki yang pernah mengikuti kontes penyanyi dangdut di salah satu stasiun televisi nasional itu ditangkap dalam pelariannya. Polisi meringkusnya di Manado, Sulawesi Utara pada Senin (11/2).

Sejak pencurian itu, Taufik memang menghilang. Pengakuannya, dia pergi ke Jakarta dan Bali setelah memboyong belasan iPhone, macbook dan uang tunai.

Berbekal rekaman kamera pengawas di dalam gerai, polisi melakukan penyelidikan. Ternyata tak mudah juga menemukan Taufik. Namun jejak jejaknyaa di media sosial lah yang membuatnya berhasil diciduk.

Dalam laman facebook miliknya, Taufik memang kerap mengunggah aktifitasnya. Bahkan dari banyak postingannya, yang terbanyak adalah ambisi untuk menjadi orang kaya.

Aktifitasnya di tempat-tempat mewah selalu menjadi sorotan. Bahkan dia juga nekat mengunggah kemesraannya dengan laki-laki lain yang diduga kekasih sesama jenis.

Pihak iPlug mengaku mengalami kerugian Rp537 juta lebih. Karena barang-barang yang hilang yakni, 27 iPhone Seri (S), lima unit macbook dan uang tunai jutaan rupiah. Sayangnya, saat ditangkap, polisi hanya mendapati barang bukti satu unit iPhone X , satu unit Iphone Xs Max lengkap dengan kotak dan uang tunai Rp 71 juta.

Taufik mengaku uang hasil penjualan barang curian sudah digunakan untuk berfoya-foya dengan kekasih sesama jenis. Saat ditangkap polisi terpaksa menembaknya, karena dia berusaha melawan petugas.

“Saat itu pelaku mencoba lari dengan cara berusaha mencoba menggigit petugas,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira di RS Bhayangkara, Kota Medan.

Ternyata pelaku adalah residivis. Dia pernah terjerat kasus penyebaran film porno di Manado.

Taufik berhasil membobol toko iPlug di Kota Medan. Dalam menjalankan aksinya dia hanya sendirian.

Terungkapnya kasus ini saat pemilik gerai Stefen Morris, 42 mendapat laporan dari karyawanya bahwa tokonya dibobol. Dia masuk dengan membobol pintu rolling door. Setelah membuat laporan ke Polrestabes Medan, kasus itu diselidiki dan Taufik berhasil meringkus laki-laki bertato itu. (dfnorris)

Berikan Komentar