Bocah 13 Tahun Hanyut di Sungai Bingei Belum Ditemukan

oleh -985 views
Petugas BPBD Kota Binjai tengah mencari bocah 13 tahun yang hanyut dan tenggelam di Daerah Aliran Sungai Bingei Kompleks Perumahan Binara, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara

garudaonline – Medan | Seorang bocah berusia 13 tahun hanyut dan tenggelam di Daerah Aliran Sungai Bingei Kompleks Perumahan Binara, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Minggu 10 September 2017, belum ditemukan.

Padahal petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai dibantu warga telah melakukan penyisiran aliran sungai hingga mencapai 5 km baik menggunakan perahu mesin dan menyelami sungai.

“Hingga Senin, 11 September 2017 belum ditemukan. Pencarian dilakukan dari pagi hingga sore hari. Kita berharap semoga korban cepat ditemukan,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai, Ahmad Yani.

Dia menyebutkan pencarian terpaksa dihentikan lantaran cuaca yang tidak mendukung. Pasalnya dari sore hingga malam, lokasi hujan lebat disertai angin kencang.

“Upaya pencarian korban masih dilakukan oleh personil BPBD dan warga. Tapi karena cuaca tidak mendukung, pencarian terpaksa dihentikan hari ini. Besok akan dilanjutkan kembali. Kita berharap keluarga juga diberi ketabahan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pada Minggu 10 September 2017 korban yang merupakan warga Jalan Linggis Kelurahan Cengkeh Turi Kecamatan Binjai Utara tenggelam usai menolong adiknya yang hanyut.

Kejadian berawal saat korban bersama adiknya dan empat orang temannya sedang bermain dan mandi di Sungai Bingei pada pukul 07.20 WIB. Tak berapa lama kemudian, si adik yang tidak bisa berenang terbawa arus sungai.

Korban dan 4 orang temannya tersebut berusaha untuk menolong sang adik. Si adik berhasil diselamatkan, ternyata abangnya terbawa arus diduga kram dan tenggelam di dasar sungai tersebut.

Tim BPBD, telah membuat tiga titik posko pencarian yang disebar di kompleks perumahan binara (posko1), seputaran jembatan payaroba (posko2), dan di bawah jembatan kuala madu (posko3). Tim juga menurunkan 60 personil, 2 unit perahu mesin dan 2 unit perahu karet.

(Fidel)

Berikan Komentar