Bocah 8 Tahun yang Hanyut di Sungai Denai Ditemukan Tewas

oleh -857 views

garudaonline – Deliserdang | Mikael Hutapea, bocah 8 tahun yang dikabarkan hanyut di Sungai Denai, Jalan Tuba IV, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai ditemukan.

Mikael ditemukan warga dalam kondisi tewas di pinggir Pantai Muara Indah, Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Rabu (12/12/2018) sekitar pukul 07.00 WIB.

Kapolsek Beringin AKP Bambang Tarigan mengatakan, jasad Mikael ditemukan warga yang sedang melintas di pinggir Pantai Muara Indah.

“Saat itu saksi Jumrik dan cucunya Alwi sedang berjalan-jalan di pingir Pantai Muara Indah. Mereka lantas dikejutkan dengan sosok mayat dengan posisi telungkup, mengenakan kaus singlet warna pink dan celana dalam warna biru tua,” kata Bambang.

Begitu melihat sosok mayat tersebut, saksi lantas memanggil menantunya Rusmin. Mereka lalu melaporkan kepada kejadian tersebut kepada Kepala Desa (Kades) Denai Kuala, Swardi.

Mendapat informasi tersebut, Kades Denai Kuala langsung melapor ke Polsek Beringin. Sekitar pukul 08.15 WIB, Kanit Sabhara Polsek Beringin Ipda Sulino bersama Kanit Intel Aiptu Mulyadi dan KSPKT C Aiptu Hendra serta sejumlah personel tiba di TKP dan memasang garis polisi (police line) untuk mengamankan TKP.

Sekitar pukul 10.30 WIB, Kanit Reskrim Polsek Beringin Iptu K Karo Sekali bersama dengan Inafis Polres Deliserdang tiba di TKP dan melakukan identifikasi terhadap korban dan selanjutnya membawa jenazah ke Polsek Beringin.

Tak lama kemudian, orang tua korban, Leonardo Hutapea tiba di Polsek Beringin dan mengatakan bahwa korban adalah anak kandungnya yang hanyut di Sungai Denai pada Minggu, 9 Desember 2018 sekitar pukul 12.00 WIB.

“Jadi menurut keterangan orang tua korban, pada hari Minggu, 9 Desember 2018 sekitar pukul 12.00 WIB, korban bersama dengan abang kandungnya Samuel HUtapea pergi ke Sungai Denai untuk membuang sampah.”

“Pada saat korban akan mengambil kayu yang berada di pinggir sungai, tiba-tiba ia terpeleset dan terjatuh kemudian hanyut terbawa arus sungai,” terang Bambang.

Dikatakan, atas kejadian tersebut orang tua korban dapat menerima kematian anaknya. Ia selanjutnya membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan Visum et repertum (VeR).

Setelah itu, sekitar pukul 14.35 WIB, Kapolsek Beringin AKP Bambang Tarigan menyerahkan jenazah korban kepada orang tuanya dengan disaksikan oleh Kades Denai Kuala.

Jenazah korban lantas dibawa ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulance Puskesmas Pantai Labu.

(g.01)

Berikan Komentar