Bocah di Deli Serdang Tertidur Selama 21 Hari

oleh -352 views

garudaonline, Deli Serdang: Gilang Tama Alfarizi (4), warga Jalan Masjid II Gang Rukun, Desa Sekip Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara, sudah 20 hari tidak bangun dari tidurnya. Padahal tenaga medis menyatakan bocah itu dalam kondisi sehat.

Sandi Syahputra (25) mengaku khawatir dengan kondisi putra pertamanya ini. Sebab sebelumnya tidak terlihat keanehan pada Gilang. Namun sejak Minggu (26/11/2018) malam hingga saat ini Minggu (16/12/2018), bocah tersebut tetap tertidur.

“Kami sangat khawatir dengan kondisi putra kami. Kami berharap Gilang bisa bangun dari tidurnya dan tetap bermain dengan lincah dan gembira bersama temannya,” kata Sandi ayah dari Gilang.

Sementara itu, Prili Mahdania (24) ibu dari Gilang menambahkan pada Minggu (26/11) malam, ia sempat membujuk Gilang untuk tidur. Saat itu, Gilang tengah menonton TV.

“Dia nonton TV. Diajak tidur tidak mau dia. Dia bilang nanti, tidurnya sama ayahnya. Jadi malam itu, Gilang tidur sekitar pukul 23.00 Wib. Tapi keesokan harinya tidak bangun. Tidur aja,” jelas Prili.

Kemudian, lanjut Prili, pada Senin (27/11) sekitar pukul 10.00 Wib, Sandi sang ayah sempat berupaya membangunkan Gilang. Namun, bocah itu mengaku masih mengantuk.

“Dibangunin sama ayahnya. Disuruh mandi. Dia sempat menjawab Nanti, masih ngantuk,’ katanya. Meski masih bisa berbicara, tapi mata Gilang tertutup, dia terus menguap dan kembali tertidur,” urai Prili.

Keesokan harinya juga sama, masih bisa terbangun namun kembali tertidur. Namun di hari ketiga, bocah itu terus tertidur. Hingga saat ini Gilang hanya bisa menggerakkan tangan dan kakinya. Akan tetapi, matanya tetap terpejam.

“Kami sangat khawatir dan membawa Gilang ke RSUD Deliserdang. Gilang dirawat inap selama 14 hari di sana dan menjalani berbagai pemeriksaan. Gilang dinyatakan sehat,” ucap Prili lagi.

Kemudian keluarga membawa Gilang ke RSUP H Adam Malik Medan. Seperti di RSUD Deliserdang, semua dokter yang memeriksanya menyatakan bocah itu sehat. Jantung, syaraf dan darahnya dinyatakan normal dan tidak ada penyakit. Akan tetapi, Gilang tetap tertidur.

“Setelah 18 hari diopname di rumah sakit, Gilang dibawa kembali ke rumah. Di rumah, Gilang diberi asupan makanan melalui selang infus. Kami sangat bingung, tak tahu apa yang terjadi pada putra kami,” sebut Prili.

Warga sekitar, kerabat dan aparat pemerintah setempat telah menjenguk Gilang di rumahnya. Seperti keluarga, semuanya mendoakan dan berharap agar bocah itu segera pulih. (dfnorris)

Berikan Komentar