Bottleneck’ Bikin Lalu Lintas Tebingtinggi-Sumatera Utara Padat Merayap

oleh -108 views

garudaonline, Jakarta: Kepadatan arus lalu lintas di area pintu gerbang keluar tol Tebing Tinggi, Sumatra Utara pada Kamis (6/6) terjadi akibat penyempitan jalan (bottleneck) di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) arah Kota Tebing Tinggi.

“Dari enam jalur menjadi tiga sampai empat jalur,” jelas Direktur Operasional Ruas Tol Tebing Tinggi, Agus Cholid, Kamis (6/6).

Memasuki hari kedua perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah atau H+2 Lebaran 2019, Kamis arus lalu lintas di gerbang jalan tol Amplas Medan, Sumatra Utara mengalami kemacetan.

Ia menambahkan, kepadatan arus kendaraan yang terjadi pada hari kedua perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah atau H+2 Lebaran 2019 ini meningkat dari hari sebelumnya.

“Bahkan buntut kemacetan sudah sampai ke akses jalan Tol Tebing Tinggi,” ujarnya tingginya volume kendaraan ini diduga masih banyaknya warga yang melakukan mudik ke kampung halaman maupun mudik jarak dekat, serta berlibur.

Kemacetan terjadi di gerbang tol dari arah Medan menuju Kualanamu dan Tebing Tinggi. Sedangkan dari arah sebaliknya arus lalu lintas terpantau ramai lancar.

Tingginya volume kendaraan diduga masih banyaknya warga yang melakukan mudik ke kampung halaman maupun mudik jarak dekat serta berlibur keluar kota Medan.

Direktur Operasional Ruas Tol MKTT Agus Cholid mengatakan, pergerakan arus kendaraan di gerbang tol Amplas mulai padat akibat tingginya volume kendaraan dari arah Medan menuju Tebing Tinggi.

“Hari ini padat sekali kendaraan dari arah Medan menuju Siantar,” katanya.

Ia menambahkan, hingga Kamis malam jumlah kendaraan yang melintas di ruas jalur tol Medan-Kualanamu-Tabing Tinggi (MKTT) terus bertambah.

“Hari ini diperkirakan mencapai 48.000 kendaraan,” ungkapnya.

Guna mengantisipasi terjadinya kemacetan pihaknya telah menyediakan
mobile reader atau alat top up. Alat ini dioperasikan dengan harapan antrian-antrian panjang tidak terjadi lagi di pintu tol untuk transaksi.

“Kita ada posko lebaran dan menambah alat top up (mobile reader) untuk melayani lonjakan pengendara yang melakukan top up,” jelasnya. (CNN/dfn)

Berikan Komentar