Bulog Klaim Harga Sembako Stabil Jelang Perayaan Tahun Baru

oleh -366 views

garudaonline, Medan: Masuki perayaan Natal dan Tahun Baru, harga sembako terpantau naik. Hal ini dilihat dari beras medium dengan Harga Eceran Terendah (HET) yang masih tergolong mahal ditingkat penjual di pasar tradisional.

Namun, Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) I Sumut mengklaim harga sembako menjelang Perayaan Tahun Baru 2019 masih tergolong stabil.

“Untuk harga pangan masih stabil semuanya, beras juga masih stabil. Ada satu kita cari solusinya, bahwa harga medium masih diatas HET,” sebut Kepala Bulog Divre I Sumut, Benhur Ngkaimi kepada wartawan, usai meninjau harga pangan di Pasar Petisah, Medan, Kamis (27/12) siang.

Benhur menjelaskan ‎harga beras medium terpublis seharga Rp 10 ribu perkilogram. Selisihnya, Rp 50 saja harga beras pasar medium ditingkat penjual eceran yang dibeli oleh masyarkat. Namun, ia mengatakan tidak sesuai diharapkan oleh Pemerintah dengan idealnya beras medium‎ dibawah HET. Bukan, menyentuh HET.

“Kita sudah berkordinasi dengan Disperindag, KPPU dan Satgas Pangan. Kita panggil pihak distributor beras. Mereka menyampaikan, bahwa beras Bulog bukan kualitas, tapi refrensi. Pendistributor kita, mengakui beras Bulog berkualitas atau masuk medium,” ungkap Benhur.

Dari hasil rapat bersama dilakukan Bulog Sumut dengan Dinas Perdagangan (Disperindag) Sumut dan KPPU Medan. Hasil rapat diperoleh dengan melakukan mixing dari Beras Bulog ke medium.” Pada prinsifnya tidak ada masalah dan kita lakukan pengawasan secara ketat,” tuturnya.

Benhur menegaskan jangan sampai pencampuran beras itu, memberikan keuntungan besar bagi pendistributor. Bulog Sumut dengan pihak terkait akan melakukan penindakan tegas hal tersebut.

“Salah satu kasus, kenapa tidak menjual beras Bulog, karena tidak diminati masyarakat. Beras dijual Rp 11 ribu, Itu beras medium,” sebut Benhur.

Untuk beras kualitas medium, Benhur mengungkapkan memiliki stock sebanyak 80 ribu ton.‎ Secara kualitas dan kuantitas aman itu semuanya. Ia menjelaskan untuk harga curahnya Rp 8600 dan harga di mixing harus Rp 9500 dan Rp 9600. Kita kontrol, target kita Januari 2019.

‎”Cabai aman, daging aman, telur aman. Dua menjelang dua hari tahun baru masih aman. Satu tugas kami, Menurun‎kan harga beras medium dari HET,” pungkasnya. (dfnorris)

Berikan Komentar