Coba Kabur saat Pengembangan, 2 Residivis Kasus Narkoba di Sergai Ditembak Polisi

oleh -1.609 views
Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H (kanan) bersama anggotanya (kiri) merilis dua tersangka residivis kasus narkoba berikut barang bukti narkotika jenis sabu-sabu

garudaonline – Sergai | Personel Sat Narkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) tadi malam, Jumat (17/1/2020) sekira pukul 21.30 WIB menembak dua pria yang merupakan residivis kasus narkoba.

Kedua pria itu ditembak ketika mencoba kabur saat berlangsung pengembangan kasus di Kampung Tempel, Desa Penggalangan, dan Desa Cempedak Lobang Dusun V, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai.

“Mereka mencoba kabur saat dilakukan pengembangan,” kata Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang, S.H., M.Hum melalui Kasat Narkobanya AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H, Sabtu (18/1/2020) dini hari.

Dikatakan, kedua residivis kasus narkoba tahun 2017 yang diberikan tindakan tegas terukur tersebut adalah, MA alias Juar (37) warga Dusun I, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, dan IS alias Kabul (29) warga Dusun X, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah.

Awalnya mereka ditangkap di dua lokasi berbeda. Satu tersangka dengan inisial MA alias Juan ditangkap di Kampung Tempel, Desa Penggalangan, Kecamatan Sei Rampah.

Sedangkan seorang lagi dengan inisial IS alias Kabul ditangkap di Desa Cempedak Lobang Dusun V, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai.

“Dari TKP satu tersangka Juan disita barang bukti 1 dompet kecil warna hitam merah berisikan 10 plastik klip berisi kristal diduga sabu berat bruto 2,98 gram.”

“Sementara dari TKP dua tersangka Kabul disita barang bukti 1 dompet sedang berwarna biru pink berisikan 10 plastik klip kecil berisi kristal diduga sabu berat bruto 2,39 gram, 2 plastik klip sedang berisi kristal diduga sabu berat bruto 12.03 gram, 1 unit timbangan elektrik, dan 1 pipet yang digunakan sebagai sendok sabu. Total sabu yang disita seberat 17,40 gram,” terang Martualesi Sitepu.

Lebih lanjut mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Polrestabes Medan ini menjelaskan, penangkapan kedua tersangka residivis kasus narkoba ini merupakan hasil tindak lanjut informasi dari masyarakat yang menyebutkan tersangka MA alias Juar sering melakukan transaksi sabu di Kampung Tempel, Desa Penggalangan.

“Mendapat informasi tersebut, kami lantas menuju TKP dan mendapatkan tersangka Juan sedang berdiri di pingir tali air. Ia langsung kami amankan, dan dari hasil penggeledahan badan tersangka ditemukan barang bukti tersebut di atas.”

“Saat diinterogasi, tersangka MA alias Juar menerangkan mendapatkan sabu dari tersangka IS alias Kabul. Selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap tersangka IS alias Kabul. Hasilnya, tersangka MA alias Kabul berhasil ditangkap,” papar Martualesi.

Setelah mengamankan kedua tersangka, polisi lantas melakukan pengembangan di lapangan. Saat tersangka MA alias Juar kembali diinterogasi oleh Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H di depan Kantor Kajari Sergai, ia mencoba melompati kasat dari mobil.

Seketika dengan refleks terhadap tersangka dilakukan tindakan tegas dan terukur dimana kaki kanan tersangka tertembak. Tersangka MA alias Juar merupakan residivis kasus narkotika tahun 2017 dengan vonis 2 tahun penjara.

Begitu juga dengan tersangka IS alias Kabul, ia menerangkan sabu dari pria berinisial W alias Botak, warga Balidak. Kabul lantas dilakukan pengembangan, namun di lapangan mencoba kabur.

Polisi lalu memberikan tembakan peringatan sebanyak 2 kali, namun tersangka Kabul tidak mengindahkannya sehingga dengan terpaksa tersangka diberikan tindakan tegas dan terukur dimana kaki kanan tersangka tertembak.

Adapun tersangka IS alias Kabul adalah seorang residivis kasus narkoba tahun 2017 dengan 3 tahun penjara.

Terhadap kedua tsk selanjutnya dibawa ke RSU Sultan Sulaiman dan telah mendapatkan pengobatan.

Polisi saat ini tengah mengembangkan jaringan kedua tersangka.

(g.01)

Berikan Komentar