Curi Uang di ATM BRI, Dua Karyawan PT Bringin Gigantara Ditangkap

oleh -1.529 views
Dua karyawan PT Bringin Gigantara pencuri uang di ATM BRI depan Hotel Raz Plaza, Jalan Dr Mansyur, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Selayang (tengah)

garudaonline – Medan | Dua karyawan PT Bringin Gigantara Medan, Samuel Daeli (29) warga Jalan Pancing I Rel Lingkungan VII, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan dan Chandra Lesmana (27) warga Jalan Sejati Gang Imam, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia ditangkap personel Reskrim Polsek Sunggal.

Mereka ditangkap dalam dugaan kasus pencuri uang dari dalam mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Rakyat Indonesia (BRI) depan Hotel Raz Plaza, Jalan Dr Mansyur, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu, 30 Agustus 2017 sekitar pukul 08.30 WIB lalu.

Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri SIK didampingi Kanit Reskrimnya Iptu Martua Manik SH MH mengatakan, dari penangkapan itu pihaknya menyita barang bukti 698 lembar uang pecahan seratus ribu atau senilai Rp69.800.000.

“Penangkapan kedua tersangka ini merupakan tindak lanjut laporan dari atasan mereka yakni Pak Selamet Widodo (42) yang merupakan Kepala Pelayanan pada PT Bringin Gigantara, vendor PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Medan,” ujar Daniel.

Dikatakan, modus operandi yang dilakukan tersangka dengan cara terlebih dahulu mencuri kunci ATM BRI yang terletak di meja kantor.

“Yang mencuri kunci ATM tersebut adalah, Samuel Daeli. Setelah itu, ia menyimpan kunci tersebut di rumahnya dan pada 23 Agustus 2017 sekira pukul 13.00 WIB, tersangka Samuel ini menghubungi serta mengajak tersangka Chandra Lesmana untuk mencuri uang yang ada di ATM BRI DR Mansyur.”

“Pada saat itu tersangka Chandra Lesmana menolaknya, namun seminggu kemudian atau tepatnya pada 29 Agustus 2017 sekitar pukul 22.00 WIB, tersangka Chandra menghubungi Samuel dan mengatakan bersedia ikut melakukan pencurian,” terang Daniel.

Keesokan harinya, 30 Agustus 2017 sekitar pukul 08.30 WIB, sambung Daniel, kedua tersangka ini bertemu di Jalan DR Mansyur tepatnya di ATM BRI depan Hotel Raz Plaza. Setelah itu, mereka pun melakukan pencurian uang di ATM BRI tersebut.

“Peran tersangka Samuel membuka mesin ATM BRI dengan menggunakan kunci yang sudah dicuri di kantornya. Setelah mesin terbuka, ia lantas mebuka pintu ketiga dengan memasukkan kode pin yang didapat saat karyawan lain memasukkan pin waktu pengisian uang di ATM BRI tersebut sebelumnya.”

“Setelah terbuka, Samuel kemudian mengambil kaset yang berisikan uang lalu pergi ke sebuah rumah kosong di Johor. Di sana, tersangka Samuel dan Chandra langsung membuka kaset ATM dan mengambil uang yang ada di dalamnya lalu mereka bagi.”

“Tersangka Samuel mendapat bagian sebanyak Rp 102.200.000, sedangkan Chandra Lesmana mendapat Rp 75.000.000. Setelah itu, tersangka Chandra membakar kaset ATM BRI dan membuang kuncinya di Sungai Avros lalu mereka pulang ke rumah masing-masing,” papar Daniel.

Seminggu kemudian, atau tepatnya pada 5 September 2017 sekira pukul 17.00 WIB, karyawan pusat yang curiga langsung menanyai tersangka Samuel. Saat diiterogasi, tersangka Samuel mengakui mencuri uang dalam mesin ATM BRI bersama teman sekantornya Lesmana.

Keesokan harinya, Rabu 6 September 2017 sekira 11.00 WIB, giliran Lesmana yang ‘disidang’ kayawan kantor pusat. Saat ditanya, Lesmana juga mengakui ikut terlibat dan pada saai itu ia sempat mengembalikan uang hasil pencurian tersebut sebanyak Rp 69.800.000.

“Setelah kedua tersangka mengakui perbuatannya, saat itu juga Pak Selamet Widodo menghubungi kita. Mendapat laporan itu, anggota langsung menjemput kedua tersangka dan membawanya ke kantor berikut barang buktinya.”

“Terhadap kedua tersangka hingga saat ini masih kami lakukan pemeriksaan. Mereka kami persangkakan dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4e dan 5e KUHPidana,” tutup Daniel.

(g.01)

Berikan Komentar