Dalam Tempo 8 Jam, Pembunuh Sekuriti ALS Berhasil Ditangkap Polisi

oleh -563 views

garudaonline – Medan | Tersangka pembunuh Sekuriti Pool Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) berhasil ditangkap personel Reskrim Polsek Patumbak Polrestabes Medan.

Tersangka Manatap Sihombing (54) warga Jalan Bajak IV, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan ditangkap 8 jam setelah kejadian atau Jumat (20/10/2017) dini hari.

“Tersangka ditangkap dari tempat pelariannya di Desa Bosar 2, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho SIK SH MHum, Jumat (20/10/2017) pagi.

Dikatakan, penangkapan tersangka merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan personel Reskrim Polsek Patumbak Polrestabes Medan secara terus menerus.

“Setelah mendapat laporan adanya kasus pembunuhan di depan Terminal ALS, Jalan SM Raja, Medan, anggota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya diketahui identitas pelaku,” sebut Sandi.

Kemudian, sambung Sandi, dari keterangan saksi di TKP didapat alamat pelaku. Setelah itu personel Reskrim Polsek Patumbak Polrestabes Medan langsung mendatangi rumah pelaku, namun pada saat itu pelaku tak berada di rumah.

“Anggota selanjutnya melakukan pencarian ke rumah saudara pelaku di Lubuk Pakam. Nah, dari situ kami temukan sepeda motor yang dipakai pelaku saat datang dan meninggalkan TKP. Selain sepeda motor, kami juga menemukan barang bukti pisau yang dipakai untuk melukai korban,” terang Sandi.

Setelah mengamankan semua barang bukti, personel Reskrim Polsek Patumbak Polrestabes Medan kembali melakukan penyelidikan. Hasilnya diperoleh informasi bahwa pelaku kabur ke Kabupaten Simalungun.

Tanpa banyak membuang waktu, personel Reskrim Polsek Patumbak Polrestabes Medan dipimpin langsung Kapolsek Patumbak Kompol Yasir Ahmadi SH SIK bergerak ke Simalungun.

“Setelah berkoordinasi dengan kepolisian setempat, kami akhirnya berhasil menangkap pelaku di Desa Bosar 2, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.”

“Terhadap pelaku masih kami lakukan pemeriksaan dan dari hasil pemeriksaan sementara, motif pelaku membunuh korban lantaran tak terima istrinya dilarang oleh korban berjualan di halaman stasiun bus ALS.”

“Dia lantas mendatangi korban dan terjadi pertengkaran mulut yang akhirnya pelaku mengambil pisau dari jok sepeda motornya dan langsung menikam korban Andri Adnan (38) warga Jalan Pertahanan Dunsn XI Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak sebanyak 2 kali selanjutnya melarikan diri,” papar Sandi.

(iwan)

Berikan Komentar