Diduga Karena Sakit Tak Kunjung Sembuh, Wagino Nekat Gantung Diri di Rumah Mertua

oleh -282 views

garudaonline, Medan: Tak ada angin tak ada hujan, Wagino (45), warga Pondok Penara Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri, Senin (4/3).

Aksi bunuh diri ini kali pertama diketahui oleh Nur Aidah (33) istri Wagino.

Saat itu keduanya sedang berada di kediaman mertua, di Jalan Beringin Pasar VII Gang Aren Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang. Sementara itu sekira pukul 08.00 wib, istrinya berada di dapur sedang membuatkan teh.

Kemudian saat hendak mengantarkan teh, Nur mencari Wagino. Namun betapa terkejutnya Nur ketika melihat tubuh sang suami tergantung dengan tali di salah satu kamar.

Dengan paniknya, Nur berlari ke dapur. Mengambil pisau dan langsung memotong tali yang menggantung suami.

Peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Percut Seituan. Tak lama berselang personel Reskrim bersama Tim Inafis Polrestabes Medan tiba di lokasi kejadian. Penyelidikan dilakukan.

“Hasil pemeriksaan Tim Inafis tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Wagino. Dugaan sementara korban mengalami defresi karena sakit yang dideritanya,” kata Panit Reskrim Ipda Supriadi.

Kuat dugaan aksi bunuh diri itu dipicu karena Wagino yang depresi. Sakit yang dideritanya juga tak kunjung sembuh. Namun sang istri enggan merinci apa sakit yang mendera suaminya.

Nur membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi pada jasad Wagino. Jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

“Jenazah dibawa ke rumah Wagino untuk dimakamkan. Dari lokasi kita mengamankan seutas tali nilon yang digunakan Wagino untuk gantung diri,” pungkas Supriadi. (Voshkie)

Berikan Komentar