Dirjen Beacukai : Sindikat Myanmar Giat Seludupkan Narkoba

oleh -440 views

garudaonline, Medan: Penyeludupan narkoba menjadi masalah yang dihadapi seluruh negara tak terkecuali Indonesia. Sindikat yang saat ini semakin gencar menyeludupkan narkoba yakni sindikat yang berpusat di Myanmar. Sindikat ini memang menjadi perhatian utama sejumlah negara di Asean.

“Saat ini terjadi pergeseran tren penyeludupan narkotika. Sindikat yang sekarang giat-giatnya menyeludupkan narkoba yakni sindikat Myanmar. Sebelumnya Taiwan dan Cina. Tapi sekarang tren terbaru itu sindikat Myanmar,” kata Direktur Jendral Bea Cukai, Heru Pambudi dalam jumpa pers Patkor Kastima Sinergi Indonesia-Malaysia Mengamankan Selat Melaka di Gedung Keuangan di Medan, Rabu 28 November 2018.

Heru menyebutkan Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi sasaran penjualan sabu dari sindikat internasional. Bahkan sejak awal tahun hingga akhir Oktober 2018, Bea Cukai berhasil menggagalkan penyeludupan narkoba jenis sabu mencapai 3,952 ton. Angka ini jauh melampaui jumlah tangkapan selama 2017 sebanyak 2,139 ton.

“Tahun ini kami sudah tangkap 3,952 ton sabu. Ini melonjak dari tahun sebelumnya yang hanya 2,139 ton. Jadi hampir dua kali lipat dari tahun lalu, sehingga Indonesia merupakan salah satu sasaran pemasaran sabu sindikat-sindikat Internasional. Malaysia juga mengalami yang sama, termasuk hampir semua negara,” jelasnya.

Menurut Heru, untuk mengantisipasi penyelundupan lainnya, Bea Cukai terus memperkuat koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Polri dan TNI. Mereka juga meningkatkan kerjasama dengan Kastam Diraja Malaysia dan Bea Cukai negara lainnya.

“Pada tahun ini, Kastam Diraja Malaysia menggagalkan pengiriman 1,2 ton sabu-sabu ke Indonesia dan 300 Kg sabu-sabu ke Filipina. Seluruhnya ternyata milik sindikat narkotika asal Myanmar. Kami akan mendalami sindikat ini. Kami akan minta negara-negara Asean untuk melakukan kerjasama lebih kuat lagi untuk mengatasi masalah narkotika ini,” paparnya.

Sementara itu, Timbalan Ketua Pengarahan Kastam Diraja Malaysia, Datok Sri Zulkifili, mengatakan, pihaknya akan terus bekerja sama dengan negara Asean terutama Indonesia untuk memberantas penyelundupan narkotika dan barang ilegal lainnya. Pintu-pintu ke luar negara diperketat.

“Petugas kami (Kastam Diraha Malaysia) dan Bea Cukai akan beronda bersama. Kita joint untuk memastikan penyeludupan ini tidak dilakukan,” bebernya. (voshkie)

Berikan Komentar