Distribusikan Logistik Pemilu, KPU Sumut Tunggu Surat Suara dan Formulir

oleh -329 views

garudaonline, Sumut: Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara tengah bersiap-siap untuk proses pengiriman logistik pemilu 2019.

Tinggal menunggu material akhir seperti surat suara dan formulir, maka logistik tersebut sudah bisa disalurkan ke kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Batara Manurung, Komisioner KPU Sumut mengungkapkan, saat ini bilik dan kotak suara serta tinta, sudah sampai di kabupaten/kota sesuai kebutuhan. Pada Februari akan dilakukan pemeriksaan ulang untuk mengetahui apakah ada material yang mengalami kerusakan.

“Namun dari hasil monitoring sementara, kondisinya sudah cukup baik,” ujarnya, Jumat (21/12).

Pengiriman logistik , kata dia, tinggal menyisakan sampul surat suara berbentuk kubus dan sudah ada yang sampai. Yakni di Kota Pematang Siantar, Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Kabupaten Padang Lawas dan Kabupaten Simalungun.

Sebenarnya, jelas Batara, logistik tersebut sudah tiba di Sumut, melalui Pelabuhan Belawan, hanya saja masih perlu waktu untuk proses distribusi ke masing-masing daerah. “Pada prinsipnya, dua sampai tiga hari ini sudah tuntas kalau soal sampul,” ujarnya.

Dengan demikian, kebutuhan logistik Pemilu 2019 tinggal tersisa surat suara dan formulir yang akan dikirim oleh KPU RI pada 2019.

Sementara alat kelengkapan teknis TPS dipercayakan pengadaannya ke KPU kabupaten/kota. Seperti paku, bantalan, balpoin, badge nama, spidol, plastik dan sebagainya. Dan berdasarkan monitoring KPU Sumut, semua pengadaannya sudah dilakukan KPU kabupaten/kota.

Selain itu, dia kembali menegaskan soal kualitas kotak suara. Batara meminta masyarakat tidak mengkhawatirkan kualitas kotak suara yang digunakan dalam Pemilu 2019 karena pihaknya juga sudah melakukan simulasi pengujian kekuatan bahan.

Kotak suara ini tidak dapat hancur begitu saja bila terkena air, apalagi masing-masing kotak masih berbentuk kepingan dan dibungkus lagi dengan plastik dalam proses pengiriman dan penyimpanan. Kotak-kotak tersebut baru akan dirakit menjelang pencoblosan dan kemudian dibungkus lagi dengan plastik.

Masyarakat juga tidak perlu mengkhawatirkan kekuatannya karena satu kotak suara mampu menahan beban hingga 80 kilogram. “Jadi, keraguan itu tidak benar,” pungkasnya. (dfnorris)

Berikan Komentar