Dor! Penjambret Mahasiswi STIKes Imelda Tersungkur Ditembak Tim Pegasus Polsek Medan Barat

oleh -568 views
Pelaku jambret didor Tim Pegasus Unit Reskrim Polsek Medan Barat

garudaonline – Medan | Pelaku jambret mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Imelda, Medan tersungkur ditembak Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Unit Reskrim Polsek Medan Barat.

Tersangka Agus Sahputra (27) warga Jalan Mangga, Kelurahan Tuntungan, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang ini ditembak lantaran melawan saat dilakukan pengembangan.

“Tersangka kami tangkap setelah menjambret handphone milik korbannya Florentina Laia (23),” ujar Kapolsek Medan Barat Kompol Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H didampingi Kanit Reskrimnya Iptu Herison Manullang, S.H, Minggu 16 Desember 2018.

Dikatakan, aksi penjambretan tersebut terjadi pada Kamis 13 Desember 2018 sekitar pukul 11.30 WIB, di
Jalan Budi Pembangunan tepatnya di depan SD Pertiwi, Kelurahan Brayan, Kecamatan Medan Barat.

“Saat itu korban sedang berjalan kaki sambil memegang handphone. Dia bermaksud menelepon temannya, tiba-tiba korban dipepet oleh pelaku dari sebelah kanan dengan menggunakan sepeda motor dan langsung merampas handphone dari tangan korban,” sebut Choky.

Korban yang terkejut langsung berteriak minta tolong. Tim Pegasus Unit Reskrim Polsek Medan Barat yang mendengar teriakan korban langsung mengejar pelaku dan berhasil menangkapnya di kawasan Jalan Bilal, Medan.

Setelah mengamankan pelaku berikut barang buktinya berupa 1 unit handphone merk OPPO A71 warna putih dan 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam BK 5178 AGD, polisi langsung melakukan pengembangan.

“Pelaku ini juga pernah melakukan perbuatan yang sama di Jalan Pancing, Kecamatan Percut Sei Tuan dengan hasil kejahatan barang berupa 1 handphone S6 Plus.”

“Nah, setelah selesai interogasi pelaku, anggota membawanya untuk pengembangan ke arah Jalan Pancing.”

“Namun saat dilakukan pengembangan, pelaku mencoba melarikan diri. Anggota lantas memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan oleh pelaku.

“Anggota kemudian memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kanan pelaku,” terang Choky.

(g.01)

Berikan Komentar