Dua Pencuri Mobil di Medan Terkapar Ditembak Polisi

oleh -573 views
Wakasatreskrim Polrestabes Medan Kompol Roni Bonnic SH SIK MH (kanan) merilis satu dari dua tersangka pencuri mobil berikut barang buktinya Daihatsu Grand Max hitam BK 9072 CG

garudaonline – Medan | Dua anggota sindikat pencuri mobil di Medan, Sumatera Utara terkapar ditembak personel Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Medan.

Mereka adalah, Ade Silalahi alias Ade (27) warga Jalan Kemiri 1 Gang Serasi dan Andika Syahputra alias Andika (33) warga Jalan Tanjung Bunga 1, Kelurahan Sudi Rejo II, Kecamatan Medan Kota.

“Kedua tersangka diberikan tindakan tegas terukur karena melakukan perlawanan untuk melarikan,” ujar Wakasatreskrim Polrestabes Medan Kompol Roni Bonnic SH SIK MH melalui siaran persnya diterima wartawan, Senin (12/3/2018).

Lebih lanjut mewakili Kasatreskrimnya AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH, mantan Kapolsek Helvetia dan Medan Baru ini menjelaskan bahwa aksi pencurian kedua tersangka dilakukan pada Sabtu (10/3/2018) sekitar pukul 04.30 WIB, di Jalan Turi Gang Bengkok, Medan.

“Modus operandinya tersangka Ade merusak pintu mobil dan kunci kontak pada mobil dengan menggunakan kunci berbentuk huruf T.”

“Setelah itu, tersangka Andika mendorong mobil hingga keluar dari halaman rumah korban dan memarkirkannya di daerah Pasar IV Tembung,” terang Roni.

Dikatakan, mobil yang dicuri kedua tersangka adalah milik Fazid Hardiansyah Hasibuan (35) warga Jalan Persatuan Gang Ikhlas No 12, Kelurahan Sei Agul, Medan.

“Jenis mobilnya adalah Daihatsu Grand Max warna hitam dengan nomor polisi BK 9072 CG. Terhadap kedua tersangka hingga saat ini masih kami lakukan pemeriksaan.”

“Mereka kami persangkakan dengan Pasal 363 ayat (2) KUHPidana,” terang Perwira Polri jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 2003 tersebut.

(g.01)

Berikan Komentar