Dua Perampok yang Ditangkap Polsek Sunggal Adalah Residivis

oleh -736 views
Personel Polsek Sunggal merilis dua perampok residivis kasus narkotika dan pencurian

garudaonline – Medan | Dua perampok yang ditangkap personel Reskrim Polsek Sunggal Polrestabes Medan merupakan residivis kasus narkotika dan pencurian.

Mereka adalah, PR (35) dan AS alias Dobur (28) warga Jalan Binjai Km 13,5 Pondok Jamur Gang Studio 8, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

“Kedua tersangka ini pernah ditangkap dalam kasus narkoba dan pencurian,” ujar Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna SH SIK MH, Rabu (30/5/2018).

Dikatakan, tersangka PR dan Dobur kembali ditangkap setelah merampas tas sandang milik seorang mahasiswi bernama Indah Sari (20) di Jalan Medan Binjai Km 16, Desa Sumber Melati Diski, Kecamatan Sunggal pada Selasa (29/5/2018) sekitar pukul 20.15 WIB.

“Saat itu korban selesai buka bersama hendak pulang ke Binjai dengan mengenderai sepeda motor dengan temannya Angga Saputra Nasution.”

“Korban di bonceng lalu datang dua tersangka mengendarai sepeda motor memepet korban dari sebelah kanan. Setelah dekat, tersangka yang di bonceng langsung merampas tas sandang korban,” terang Wira.

Setelah menguasai tas korban, kedua tersangka melarikan diri. Melihat tersangka melarikan diri, korban dan temannya langsung melakukan pengejaran.

“Pada saat dikejar, tersangka yang di bonceng langsung mengeluarkan parang dan mengancam korban dengan mengatakan jangan mendekat ini parang, namun korban terus mengejar tersangka,” paparnya.

Tepat di tikungan, tersangka ditendang oleh korban sehingga terjatuh dari sepeda motornya. Tak lama kemudian, datang personel Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal langsung menangkap tersangka berikut menyita barang buktinya.

Guna dilakukan pemeriksaan, tersangka dan barang bukti berupa tas sandang berisi uang Rp150 ribu, 2 unit HP, satu unit sepeda motor Suzuki Spin BK 6677 GA, parang, obeng, kunci pas, tang potong, pahat, tas pinggang dan mata kunci dibawa ke Mapolsek Sunggal.

Terhadap kedua tersangka hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan. Mereka dipersangkakan dengan Pasal 365 ayat (2) ke 2 e dengan ancaman hukuman selama 9 tahun.

(g.01)

Berikan Komentar