Dunia Sepak Bola Diterpa Isu Pengaturan Skor, Ketua PSSI: Saya Apresiasi Penangkapan Itu, Tapi Kok Baru Sekarang

oleh -101 views

garudaonline, Medan: Wajah persepak bolaan Indonesia kali ini terlihat muram. Pasalnya kasus pengaturan skor yang dilakukan oleh mafia bola mulai menemui titik terang dan para tersangka telah diamankan petugas.

Sementara itu Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi menanggapi penangkapan yang dilakukan Satgas Anti Mafia Bola terhadap anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Johar Lin Eng dan tiga orang lainnya dalam kasus penipuan dan penyuapan pengaturan skor di sejumlah pertandingan sepak bola nasional.

“Begini, PSSI itu ada suatu organisasi, di situ ada bidang-bidangnya, ada bidang yang menangani suatu persoalan. Jadi yang ditangkap itu bukan persoalan PSSI nya. Persoalannya adalah hukum positif, dia melanggar penipuan,” kata Edy Rahmayadi, Sabtu (29/12/2018).

Gubernur Sumatera Utara ini mengapresiasi penangkapan yang dilakukan Satgas Anti Mafia Bola bentukan Polri terhadap mafia pertandingan sepak bola di tanah air. Dia mengajak seluruh lapisan masyarakat agar menyayangi PSSI.

“Dia (pelaku) melakukan janji yang di luar konteks persepakbolaan. Saat ini dia ditangkap, saya apresiasi ini. Kok baru sekarang sayangnya. Napa nggak dari kemarin. Saya menginginkan semua ikut memiliki PSSI, menyayangi PSSI. Mari sama-sama kita bersihkan di dalam PSSI ini,” ucap Edy.

Edy yang juga Pembina PSMS ini mengatakan nasib Johar Lin Eng sebagai anggota Exco PSSI ke depannya akan ditentukan melalui kongres yang rencananya digelar pada awal 2019.

“Di situ ada prosedur, nanti Exco sidang. Ada kongres PSSI dan akan diputuskan di situ. Statutanya memang begitu. Dia bidang apa nanti akan digantikan. Pelanggaran-pelanggaran ini harus dibersihkan. Kalau saya melanggar juga harus dibersihkan,” tegas Edy.

Apabila terbukti bersalah maka salah satu sanksi yang dapat dijatuhkan PSSI di antaranya dilarang beraktivitas di sepak bola nasional.

“Akan dihukum sesuai aturan. Kalau dia hukum positif nanti ada pasal-pasalnya. Kalau di dalam statuta sepak bola ada juga aturan mainnya. Termasuk larangan beraktivitas di sepak bola, sampai tingkat denda,” jelas Edy.

Seperti diketahui, Satgas Anti Mafia Bola bentukan Polri menetapkan empat orang tersangka dalam kasus pengaturan skor di sejumlah pertandingan sepak bola nasional.

Keempatnya yakni anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang juga sebagai Ketua Asosisasi Provinsi PSSI Jawa Tengah, Johar Lin Eng. Kemudian Priyanto (mantan anggota Komite Wasit PSSI), Atik (anaknya) dan anggota Komisi Disiplin PSSI, Dwi Irianto. (dfnorris)

Berikan Komentar