33 Persen Pertumbuhan Ekonomi Ditopang Investasi

oleh -144 views

garudaonline – Jakarta | Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal (BKPM) RI Ir MM Azhar Lubis MSi mengatakan pertumbuhan ekonomi ditopang oleh konsumsi masyarakat 55%, pengeluaran pemerintah 9%, investasi 33% dan sisanya eksport dan import. Penyumbang terbesar kedua adalah investasi. Oleh karenanya, Investasi harus ditingkatkan karena ada 2,5 juta pekerja baru yang masuk setiap tahunnya.

“PNS moratorium dan tidak semua tenaga kerja mampu berwira usaha. Karenanya kita harapkan dari dunia usaha menciptakan lapangan kerja. Mau tidak mau investasi harus menjadi gerakan nasional yang sama-sama dijaga. Dalam lima tahun yaitu periode 2015-2019 dengan target investasi nasional senilai Rp 3.500 triliyun. Saat ini menurutnya sudah terealisasi Rp 1.600 triliun. Meskipun saat ini ekonomi regional turun namun targetkan kita terus meningkat,” ujar Azhar pada acara Forum Dialog Kepolisian RI, BKPMRI, Pemprov Sumut dan Polda Sumut tentang Sosialisasi tentang perlindungan dan keamanan bagi dunia usaha untuk mendukung kegiatan investasi di Sumatera Utara di aula Tri Brata Mapolda Sumut, Selasa (18/10/2016).

Dijelaskannya lagi, tahun 2016 target investasi naik 14% menjadi Rp 594,8 tiliun dimana pada Semester 1 tahun 2016 ini dicapai target Rp 298 triliun. Untuk Sumatera Utara, menurut Kepla Badan Penanaman Modal Purnama Dewi dari target nilai investasi Rp 12 triliun, pada semester 1 sudah terealisasi Rp 6 triliun.

“Kita sudah mengeluarkan senilai Rp 1.870 triliun persetujuan investasi dari bulan Januari sampai September 2016.Persetujuan ini harus dikawal bersama agar komitmennya dapat terealisasi. Karena persetujian tanpa realisasi tiadak ada aartinya,” pungkas Azhar.(BS)

Berikan Komentar