Direlokasi ke Martondi, Pedagang Aksara Menolak

oleh -302 views

garudaonline – Medan | Sejumlah pedagang pasar Aksara menolak direlokasi ke eks Rumah Sakit Martondi, Jalan Letda Sujono Medan Tembung, sebagaimana hasil keputusan rapat di balai kota Medan.

Penolakan itu diungkap Saipul Anwar Siregar (Pedagang Kain), S.Simbiring (Pedagang Tas), Astuti (Pedagang Pakaian), Susi Lestari, dan Reza, pada Jumat (9/12). Mereka mengatakan, keputusan Pemko Medan, pada Selasa (6/12) kemarin, bahwa pedagang Pasar Aksara akan di Relokasi ke eks Rumah Sakit Martondi, tidak tepat dan tidak mempertimbangkan segala aspek yang mencakup tingkat pembeli, dan tidak strategisnya lokasi dagang.

“Kami para pedagang pasar Aksara, sebanyak 700 orang menolak keras rencana Pemko Medan, untuk memindahkan lapak dagang kami ke bekas Rumah Sakit Martondi, mana laku dagangan kami kalau dipindah ke sana, sudah pastilah pelanggan kami lari, enggan untuk berbelanja ke sana,” tegas Saipul Anwar Siregar.

Lebih jauh ia mengatakan, bila Pemko Medan tetap memaksa para pedagang untuk pindah, ke bekas Martondi, kami akan melawan dan tetap berjualan di pasar Aksara Ini,” ucapnya.

Sementara, Susi Lestari, pedagang pakaian juga menuturkan, tempat yang disediakan Pemko Medan, agar pedagang pindah di eks RS Martondi, jauh dari harapan kami, sebaiknya, dinas PD Pasar, lebih baik membangun kios -kios diseputaran pasar Aksara ini, sebagaimana yang pernah dibuat di Jalan AR.Hakim, yang kala itu pasar Sukaramai hangus terbakar, pintanya berharap.

“Bangun saja kios-kios di sepanjang jalan Aksara ini, untuk kami berdagang, kalau dulu di Jalan AR Hakim bisa dibangun seperti itu, saat terjadi pasar Sukaramai terbakar, seharusnya, pihak Pemko Medan, juga melakukan hal yang sama kepada kami. Jangan kami yang sudah ditimpa musibah ini, ditambah susah untuk mencari nafkah, buat keluarga,” pungkas Susi. (sor)

Berikan Komentar