Penjualan Mobil Tumbuh 2,4%

oleh -258 views

garudaonline – Jakarta | Penjualan mobil domestik tumbuh 2,4% menjadi 783 ribu unit hingga kuartal III-2016, dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 764 ribu unit. Adapun penjualan pada September 2016 turun 0,5% menjadi 92 ribu unit dibandingkan bulan sama 2015 dan 4% dibandingkan Agustus 2016.

Pertumbuhan pasar mobil hingga kuartal III-2016 salah satunya didorong peluncuran duet mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) Toyota Calya dan Daihatsu Sigra pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, Agustus silam. Respons pasar terhadap dua mobil besutan Grup Astra ini cukup positif, ditandai dengan masa tunggu yang mencapai dua bulan.

Seiring dengan itu, berdasarkan laporan riset Trimegah Securities yang dirilis Selasa (11/10), pangsa pasar Grup Astra melesat menjadi 54% per September 2016, dibandingkan periode sama tahun lalu 50%. Hasil ini mengukuhkan dominasi Astra di pasar mobil domestik.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D Sugiarto mengatakan, penjualan mobil tahun ini jauh lebih baik daripada tahun lalu. Oleh sebab itu, dia optimistis penjualan mobil hingga akhir tahun mencapai target yang ditetapkan sebanyak 1,05 juta unit, tumbuh 5% dari 2015 sebanyak 1 juta unit.

Menurut dia, ada tiga faktor utama yang mendorong penjualan mobil pada tahun ini. Pertama, perekonomian Indonesia sudah mulai membaik, sehingga meningkatkan daya beli konsumen. Kedua, sepanjang tahun ini, Gaikindo mengadakan pameran GIIAS di Jakarta, Surabaya dan Makassar. Ketiga, banyak agen pemegang merek yang mengeluarkan mobil murah, seperti Toyota Calya dan Daihatsu Sigra.

“Penjualan mobil tahun ini cukup positif dan bergairah,” ujar dia kepada Investor Daily di Jakarta, belum lama ini.

Dia menegaskan, jenis mobil yang paling diminati masih kendaraan multiguna (multipurpose vehicle/MPV) dan sport utility vehicle (SUV). MPV diburu karena berkapasitas besar, yakni tujuh penumpang. Ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang senang berpergian bersama keluarga. Adapun SUV mulai digemari sejak model SUV bawah (low SUV/LSUV) diperkenalkan sejumlah agen pemegang merek (APM), seperti Honda HR-V dan BR-V.(red)

Berikan Komentar