Tax Amnesty di Sumut Capai Rp3,8 Triliun

oleh -468 views
Wajib pajak mengantre mengikuti program tax amnesty di Kantor Wilayah DJP Sumut I, Medan, Jumat (30/9/2016).

garudaonline – Medan | Periode pertama program Tax Amnesti atau pengampunan pajak yang digalakkan Presiden Joko Widodo telah berakhir kemarin, Jumat (30/9). Jumlah uang tebusan yang diterima Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sumut I mencapai Rp3,385 triliun.
Kepala Kanwil DJP Sumut I, Mukhtar menjelaskan, jumlah tebusan yang diterima pihaknya merupakan wilayah kerja Medan, Deli Serdang, Binjai dan Langkat dari total 22.778 wajib pajak dengan harta yang dideklarasi Rp146 triliun.

Jumlah uang tebusan terdiri dari 3.087 wajib pajak badan yakni Rp366,07 miliar dan wajib pajak orang pribadi Rp3,46 triliun dari 19.691 wajib pajak.

“Sampai saat ini jumlah tebusan yang diterima Kanwil DJP Sumut I merupakan yang terbesar di luar Pulau Jawa. Sekarang kita berada di urutan sembilan setelah Jakarta, Jakarta Barat, Jawa Tengah-I, Jakarta Utara, Jawa Timur-I, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jawa Barat-I,” jelasnya kepada wartawan, Sabtu (1/10).

Menurut Mukhtar, Kanwil DJP Sumut I diberikan target Rp4,4 triliun, dan telah mencapai Rp3,835 triliun. Dia berharap target tersebut bisa tercapai bahkan bisa lebih.

“Mudah-mudahan target bisa tercapai dan bahkan bisa lebih sampai program ini berakhir pada Maret 2017 mendatang,” kata Mukhtar.

Sebagaimana diketahui, program pengampunan pajak sudah dimulai sejak 18 Juli 2016 lalu. Program ini berlangsung selama 9 bulan hingga 31 Maret 2017, dan terbagi atas tiga periode yang masing-masing periode berlangsung selama 3 bulan.‬

‪Pembagian periode tersebut juga diikuti dengan kenaikan tarif tebusan secara bertahap.

Tarif tebusan pada periode pertama (Juli-September) sebesar 2%, kemudian diikuti periode kedua (Oktober-Desember) sebesar 3%, dan periode ketiga (Januari-Maret 2017).(Pjs)

Berikan Komentar