Empat Pasien Rujukan Baksos Kesehatan Polri di Karo Sudah Dapat Penanganan

oleh -607 views
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto

garudaonline – Medan | Sebanyak empat orang pasien yang mengikuti bakti sosial (Baksos) kesehatan Polri di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo pada pertengahan Oktober 2019 lalu, menjadi atensi Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto.

Keempat pasien itu pun dirujuk ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan lanjutan. Mereka adalah, Virgo Natan Tambunan (9), bayi laki-laki yang mengalami penyakit bibir celah (Labio Schizis).

Lalu Gloria Jelita (7) yang didiagnosa mengalami kontraktur pada jari tangan akibat retak/putus tulang (manus dektra).

Kemudian Siti Aminah (44) yang mengalami penyakit tumor di bagian leher dan Gihon Eftara Purba (3) yang menderita penyakit pembesaran kepala (hydrocephalus).

Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto menyebutkan, untuk pasien atas nama Virgo natan yang mengalami bibir celah, telah di operasi pada hari Selasa, 29 Oktober 2019 lalu. Operasi ditangani langsung tenaga ahli bedah mulut Dr Tulus SpBM.

“Saat ini keadaan umum pasca-operasi baik. Pasien sudah pulang pada Kamis, 31 Oktober 2019 lalu dan nanti pada hari Senin, 4 Nopember 2019 akan kembali ke RS Bhayangkara Medan untuk membuka jahitan,” sebut Irjen Agus, Minggu (3/11/2019).

Sementara untuk pasien atas nama Gloria, lanjut Agus, juga sudah dioperasi pada Kamis, 31 Oktober 2019 lalu. Gloria langsung ditangani ahli bedah plastik Dr. Frank Bietra Buchari, SpBP-RE.

“Kondisi pasien pasca-operasi juga baik dan terkontrol. Sampai saat ini masih dirawat di RS Bhayangara,” tukasnya.

Begitu juga untuk pasien atas nama Siti Aminah, yang telah dioperasi pada Jumat, 1 Nopember 2019 kemarin. Siti Aminah ditangani langsung oleh dokter ahli bedah RS Bhayangkara Medan, dr. Tomi DpB.

Sementara untuk pasien Gihon Eftara Purba yang menderita hydrocephalus, sudah sempat ditangani di RS Bhayangkara Medan.

Namun karena keterbatasan peralatan dan tenaga medis, Gihon kini dirujuk ke RSU Pusat Haji Adam Malik Medan.

Gihon yang tidak bisa bicara dan berjalan meski sudah berusia 3 tahun itu, kini ditangani oleh dokter ahli bedah syaraf, Prof Adril SpBS dan dokter ahli anak, dr Ifan SpA.

“Gihon sekitar setahun lalu pernah dirawat di Adam Malik (RSU Pusat Haji Adam Malik). Namun sepertinya tidak maksimal. Sekarang kita rujuk lagi kemari dan kita harap nantinya bisa disembuhkan.”

“Mari sama-sama kita doakan agar penanganannya bisa lebih cepat dan Gihon bisa segera bermain bersama saudara dan teman-temannya,” tandas Irjen Agus.

(g.01)

Berikan Komentar