Empat Polsek Jajaran Polrestabes Medan Gelar Apel Pengamanan Pemilu 2019

oleh -175 views

garudaonline, Medan: Dalam rangka pengamanan perhelatan pesta demokrasi yang tinggal menghitung hari, empat Polsek jajaran Polrestabes Medan yang tergabung dalam Batalyon G Resimen Polrestabes Medan gelar apel pengamanan Pemilu di Lapangan Gajah Mada Jalan Krakatau Medan, Rabu (27/3).

Adapun peserta apel pengamanan ini diikuti oleh Polsek Medan Timur, Polsek Helvetia, Polsek Medan Barat dan Polsek Medan Baru, yang langsung di pimpin Wakapolrestabes Medan, AKBP Rudi Rifani sebagai Komandan Apel.

Menurut keterangan Rudi, sekitar 3000 personil dilibatkan dalam apel pengamanan Pemilu di Batalyon G resimen Polrestabes Medan.

“Selain melibatkan personil TNI dan Polri, pengamanan Pemilu ini juga melibatkan Ormas, Linmas dan penyelanggara pemilu, serta pihak kelurahan,” ungkap Rudi.

Dalam kegiatan tersebut, personil yang dilibatkan dalam pengamanan pesta demokrasi turut membacakan ikrar untuk tetap menjaga persatuan, keamanan dan ketertiban bersama selama Pemilu.

Wakapolrestabes Medan, AKBP Rudi Rifani menyampaikan arahan kepada personil yang terlibat dalam pengamanan Pemilu. Adapun arahan AKBP Rudi Rifani yang disampaikan dalam kegiatan Apel tersebut adalah:

1. Pahami bahwa tugas pengamanan Pemilu serentak 2019 ini adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun sekaligus menjadi amal ibadah yang akan mendapatkan balasan pahala dari Tuhan Yang Maha Esa bila dilaksanakan dengan tulus ikhlas

2. Jalin sinergitas antara untuk pemerintahan, TNI-POLRI, dan seluruh komponen dan kelancaran pelaksanaan tugas

3. Segera kenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan mengganggu penyelenggaraan Pemilu serentak Tahun 2019

4. Tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku terhadap pihak-pihak yang mencoba mengganggu kelancaran pemilu serentak Tahun 2019

5. Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus mampu ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarnya berita-berita hoax serta menguatnya politik identitas yang dapat menggerus disintegrasi bangsa

6. Inventaris dan berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman.(voshkie)

Berikan Komentar