Enam Arahan Kapolda Sumut yang Harus Dipedomani dan Dilaksanakan para PJU dan Kapolres

oleh -432 views
Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw (tengah) didampingi Wakapolda Sumut Brigjen Pol Drs Agus Andrianto SH (kiri) dan Irwasda Kombes Pol Drs Wahab Saroni SH (kanan) menyampaikan arahan kepada para PJU dan Kapolres/Tabes sejajaran Polda Sumut

garudaonline – Medan | Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw, Sabtu 9 September 2017 mengumpulkan seluruh Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres/Tabes jajaran di Aula Catur Prasetya Mapolda Sumut.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda yang didampingi Wakapolda Sumut Brigjen Pol Drs Agus Andrianto SH dan Irwasda Kombes Pol Drs Wahab Saroni SH menyampaikan sejumlah arahan yang harus dipedomani.

“Ada enam arahan Pak Kapolda kepada para PJU dan Kapolres/Tabes sejajaran Polda Sumut,” ujar Kabidhumas Polda Sumut Kombes Pol Dra Rina Sari Ginting saat dikonfirmasi garudaonline.co.

Yang pertama, sambung Rina, mengenai tugas dan tanggungjawab penanganan terhadap kasus pelindungan perempuan dan anak (PPA).

“Apabila ada kasus seperti itu, Pak Kapolda meminta agar tidak diselesaikan secara kekeluargaan. Seperti kasus pemerkosaan misalnya, jangan lagi mendengar aspirasi dari pelaku karena itu sudah menjadi atensi dari Ketua Umum Bhayangkari.”

“Pak Kapolda akan mengecek polres mana saja yang sedang menangani kasus yang terjadi terhadap perempuan dan anak. Beliau berharap jangan ada lagi menimbang-nimbang dan menjadi pahlawan kesiangan,  karena jika terjadi kepada seorang anak akan menjadi lukanya seumur hidup,” terangnya.

Terpenting, tambah Rina, Kapolda Sumut meminta kepada Kapolres/Tabes sejajaran Polda Sumut agar jabatan Kepala Unit (Kanit) PPA di polres dijabat oleh Polisi Wanita (Polwan).

Kemudian yang kedua terkait dengan maraknya laporan perjudian yang terjadi. Kapolda Sumut berharap agar membubarkan perjudian yang terjadi dan lakukan penegakam hukum.

“Sangat banyak laporan melalui SMS yang diterima Pak Kapolda terkait perjudian. Untuk itu, Pak Kapolda berharap agar praktik-praktik perjudian tersebut segera mungkin dibersihkan dan Pak Kapolda juga meminta agar kapolres yang memimpin langsung pembubaran orang yang sedang berjudi,” kata Rina.

Terkait penindakan praktik perjudian itu, Kapolda Sumut menganjurkan agar mengkomunikasikan dengan pemerintah. Kapolda Sumut ingin melihat seperti apa cara masing-masing kapolres dalam mengkomunikasikan hal seperti ini kepada pemerintah dan masyarakat.

Selanjutnya yang ketiga adalah mengenai illegal logging yang masih sering terjadi seperti di Tobasa dan Tapanuli Utara. Banyak yang membawa kayu dan parkir sementara di pinggir jalan.

“Begitu ada yang seperti itu langsung dicek, tapi jangan mengada-ada,” imbuhnya.

Arahan Kapolda Sumut yang keempat adalah mengenai narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba). Terkait permasalahan ini, Kapolda Sumut berharap agar para kapolres yang merupakan ujung tombak penanganan masalah untuk mengatensi anggotanya agar lebih giat lagi melakukan pemberantasan terhadap barang terlarang tersebut.

“Intinya Pak Kapolda berharap para kapolres di daerahnya masing-masing untuk aktif melakukan sweeping. Selain itu Pak Kapolda juga mengatakan kepada kapolres agar mengoptimalkan penugasan personel di polres masing -masing. Kemudian membentuk tim khusus untuk polres agar dapat membantu mengenai pengungkapan dari tiap permasalahan,” pungkasnya.

“Lalu arahan yang kelima mengenai laporan pencurian di Perkebunan Kelapa Sawit. Pak Kapolda menyampaikan kepada para kapolres agar lebih memperhatikan kejadian pencurian di perkebunan sawit daerah masing-masing.”

“Kemudian yang keenam, Pak Kapolda menyampaikan agar segala bantuan yang sudah diberikan pemerintah kepada kepolisian agar disyukuri, dipelihara serta digunakan dengan sebaik-baiknya dan dibalas dengan kerja yang baik,” papar Rina.

(iwan)

Berikan Komentar