Babak Bunyak di Malang, PSMS ‘Makin Mulus’ ke Liga 2

oleh -357 views

garudaonline – Medan | Kekalahan telak harus diderita PSMS Medan saat berlaga kontra Arema FC pada laga pekan ke-28 Liga 1, di Stadion Kanjuruhan, Malang (28/10/2018) sore. Tak tanggung-tanggung lima gol diberondong di gawang PSMS yang dijaga Dhika Bayangkara.

Skuad Ayam Kinantan-julukan PSMS Medan ‘babak bunyak’ akibat tampil pincang karena beberapa pemainnya dibebat cedera dan harus menerima kenyataan makin terbenam di dasar klasemen peringkat 18 dengan 27 poin. Bayang-bayang degradasi ke Liga 2 semakin nyata di depan mata.

Skor 5-0 ini juga menjadi kekalahan dengan skor terbanyak PSMS musim ini. Dengan hasil ini, Arema berhasil membalas kekalahan para putaran I di Stadion Teladan, Mei 2018 dengan skor 2-0.

Kini, langkah PSMS kian berat dengan tersisa 7 laga atau 21 poin lagi yang diperebutkan hingga akhir musim ini.

Tuan rumah yang belakangan berada di tren positif menjadikan PSMS lumbung gol. Arema FC membuka gol pertama pada menit ke-8. Bermula long pass dari tengah ke pertahanan PSMS. Fredyan Wahyu yang coba menghalau justru membuat arah bola jatuh ke kaki Dedik Setiawan yang berdiri bebas. M Roby dan Ronny Fatahillah yang keluar dari posisi berusaha mengejar terlambat karena Dedik telah melepaskan tendangan keras yang tak mampu diadang Dhika Bayangkara.

Empat menit kemudian, Arema semakin memperbesar keunggulan pada menit 12. Ini setelah Dhika gagal menangkap sempurna sepakan pemain Arema FC yang kemudian berhasil disontek Makan Konate. Tanidis sempat memblok bola sebelum masuk ke gawang.

Tertinggal dua gol, PSMS lebih berani menyerang. Peluang pertama diciptakan saat setengah main babak pertama. Melalui Tanidis dan juga Felipe, dua sepakan jauh beruntun oleh keduanya hanya melambung di atas mistar gawang Utam Rusdiana, kiper Arema FC, Utam Rusdiana.

Arema FC terus menunjukkan dominasinya dengan bermain menyerang. Gol ketiga Arema FC lahir menit ke-25 lewat tendangan jarak jauh Dendi Santoso. Tidak sampai di situ, Arema bahkan semakin menjauh setelah Konate mencetak gol keduanya pada menit ke-40 lewat sepakan chip setelah Dhika keluar dari sarangnya. Skor 4-0 menutup babak pertama.

Selanjutnya, pada babak kedua. PSMS kembali berusaha menjebol gawang lawan. Kali ini melalui tendangan jarak jauh Shohei Matsunaga pada menit ke-52 yang berhasil digagalkan, Utam Rusdiana. Kiper Arema kembali menggagalkan sundulan Tandis dan free kick Gusti Sandria. Tiga peluang susulan dari Felipe Martins, Abdul Aziz dan Tanidis juga masih belum membuat skor berubah.

Peter Butler membuat perubahan pada menit ke-77. Erwin Ramdani masuk menggantikan Gusti Sandria.

Sayang, bukannya memperkecil ketertinggalan. Gawang PSMS justru kembali bobol untuk kelima kalinya. Sektor yang ditinggal Gusti menjadi cela. Dedik dengan leluasa mengirim umpan dari kanan sebelum dituntaskan Nur Hardianto.

Sebelum laga usai, Arema FC mendapat hadiah penalti yang dieksekusi Hamka Hamza. Dhika Bayangkara berhasil menepis tendangan tersebut. Namun, hingga peluit panjang pertandingan dibunyikan wasit Moch Adung (Jakarta), skor 5-0 erat digenggam Arema. PSMS pun pulang dengan tangan hampa.(g06/PSport)

Berikan Komentar