El Clasico Penentu Nasib Lopetegui

oleh -361 views

garudaonline – Madrid | Real Madrid menunjukkan grafik menurun di beberapa pekan belakangan. Pelatih Real Madrid Julen Lopetegui kemudian menjadi sorotan dan posisinya saat ini berada di ujung tanduk.

Dilansir Express, Real Madrid belum meraih kemenangan di empat laga terakhirnya di segala ajang. Terakhir kali mereka takluk dari Alaves, dengan skor 0-1 di ajang La Liga, akhir pekan lalu.

Minornya performa Real Madrid berimbas pada posisi mereka di papan klasemen LaLiga. Saat ini Sergio Ramos Gareth dan kawan-kawan turun ke posisi keempat dengan raihan 14 poin dari delapan laga.

Kondisi tersebut membuat publik Santiago Bernabeu gusar. Kabar terbaru jika beberapa petinggi El Real sudah melakukan pembicaraan mengenai nasib Lopetegui yang kemungkinan besar akan lengser.

Namun posisi Lopetegui bisa terselamatkan melalui satu hal. Yaitu menang di laga penuh gengsi, Real Madrid versus Barcelona. Laga dengan tajuk El Clasico ini bakal dihelat pada 28 Oktober 2018 di Camp Nou, markas Barcelona.

Sebelum tandang ke Camp Nou, Madrid akan menjamu Levante dan Viktoria Plzen lebih dulu. Di atas kertas, dua pertandingan tersebut bisa jadi ajang bagi Lopetegui untuk mengembalikan Madrid ke jalur kemenangan. Namun, hasil negatif di Camp Nou bisa jadi sinyal buruk untuk pelatih 52 tahun itu.

Para petinggi Madrid juga kabarnya kurang sreg dengan cara Lopetegui mengelola tim. Sebagai contoh, skuat Madrid baru melakukan perjalanan ke Vitoria untuk tandang ke markas Deportivo Alaves di hari pertandingan (Sabtu). Padahal klub sudah memesan akomodasi untuk Jumat malam. Selain itu, tim kini juga tak lagi menggelar pertemuan di malam jelang laga kandang di Liga Champions.

Para pemain juga kabarnya tidak puas dengan beberapa keputusan Lopetegui. Salah satunya adalah ketika lebih memilih memasukkan Vinicius ketimbang Lucas Vazquez saat tim tak kunjung bikin gol di laga melawan Alaves.

Sejumlah kandidat potensial pengganti Lopetegui kabanya sudah dipertimbangkan. Santiago Solari, yang saat ini menangani Real Madrid Castilla, digadang-gadang sebagai solusi sementara.

Nama Antonio Conte, yang saat ini tengah menganggur usai tak lagi melatih Chelsea, juga kabarnya masuk bursa. Pada musim panas lalu, Conte sempat dipertimbangkan tapi dicoret lantaran para petinggi Madrid kontra dengan ketatnya gaya manajemen pria Italia itu.

Sebelumnya Julen Lopetegui sadar posisinya rawan dipecat akibat laju negatif Madrid pada beberapa pekan belakangan ini. Nasmun Lopetegui enggan memikirkan ancaman pemecatan tersebut.

Pelatih berusia 52 tahun itu ditunjuk sebagai nakhoda baru El Real untuk menggantikan Zinedine Zidane. Lopetegui memulai dengan menjanjikan setelah Madrid tidak terkalahkan usai meraih empat kemenangan di lima pertandingan pertama La Liga.

“Para pelatih selalu rawan, tapi kami tidak memikirkannya (tentang pemecatan). Dinamikanya negatif, banyak hal yang berjalan tidak sesuai keinginan kami. Kami kecewa, sudah pasti,” kata Lopetegui.

Sementara Kapten Real Madrid Sergio Ramos menilai desas-desus pemecatan Lopetegui yang mulai mengemuka tak masuk akal. “Kadang lebih baik mengganti pelatih dan kadang tidak, tapi masih terlalu dini untuk bicara soal itu dan itu bukan keputusan yang ada di tangan pemain,” ujar Ramos.

“Orang lain yang membuat keputusan itu, tapi mengganti pelatih itu tidak pernah bagus, gila. Kami adalah orang pertama yang tahu bahwa kami bisa melakukan lebih agar bertambah baik dan itulah yang ingin kami lakukan, kami semua sadar akan itu,” kata Ramos.(g06/Bol/DS)

Berikan Komentar