Kekalahan Perdana Guardiola di Liga Inggris

oleh -207 views
Manchester City's Spanish manager Pep Guardiola (L) and Tottenham Hotspur's Argentinian head coach Mauricio Pochettino gesture on the touchline during the English Premier League football match between Tottenham Hotspur and Manchester City at White Hart Lane in London, on October 2, 2016. / AFP PHOTO / Glyn KIRK / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 75 images, no video emulation. No use in betting, games or single club/league/player publications. /

garudaonline – London | Tottenham Hotspur memberikan kekalahan perdana bagi Josep Guardiola bersama Manchester City. Bertemu di lanjutan Liga Inggris pekan ketujuh, Minggu (2/10/2016) malam WIB, The Liliwhites –julukan Tottenham– berhasil menang 2-0 lewat gol bunuh diri Aleksandar Kolarov dan Dele Alli.

Berkat kemenangan ini, Tottenham memepet Man City di puncak klasesemen Liga Inggris 2016-2017. Tottenham yang duduk di posisi dua telah mengemas 17 angka, hanya tertinggal satu poin dari The Citizens –julukan Man City.

Pekan ketujuh Liga Inggris 2016-2017 menggelar laga panas yang mempertemukan Tottenham Hotspur vs Manchester City. Laga ini digelar di markas Tottenham yakni White Hart Lane.

Manajer Tottenham, Mauricio Pochettino, menampilkan pemain-pemain terbaiknya kecuali Harry Kane yang mengalami cedera. Sebut saja Christian Eriksen, Erik Lamela dan Son Heung Min. Begitu juga dengan Man City asuhan Guardiola yang memainkan sang bomber andalan, Sergio Aguero.

Di awal laga, Man City hampir membuka skor lewat David Silva. Memanfaatkan umpan Jesus Navas, back flip gelandang berpaspor Spanyol itu masih menyamping tipis di samping gawang Tottenham kawalan Hugo Lloris.

Pada menit kesembilan, Tottenham mengejutkan lini pertahanan The Citizens. Danny Rose melepaskan umpan silang yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh fullback kiri Man City, Aleksandar Kolarov. Akibatnya, si kulit bulat meluncur ke gawang Man City kawalan Claudio Baru. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Tottenham.

Unggul 1-0 tak membuat klub asuhan Mauricio Pochettino mengendurkan serangan. Pada menit 22 lewat proses serangan balik cepat, Son Heung-min hampir merobek gawang Bravo. Beruntung, kiper Timnas Cile itu dapat menepis tembakan andalan Timnas Korea Selatan itu.

Man City bukan tanpa peluang. Pada menit 28, Sergio Aguero hampir menyamakan kedudukan, namun sepakannya masih menyamping tipis dari gawang Lloris. Akan tetapi alih-alih menyamakan kedudukan, Man City justru kembali kebobolan.

Dele Alli berhasil membobol gawang Man City untuk kedua kali pada menit 37 usai sepakan kaki kanannya, memanfaatkan assist son tak dapat diantisipasi Bravo. Skor berubah 2-0 dan bertahan hingga babak pertama usai.

Babak kedua baru berjalan lima menit, Man City hampir mencetak gol pembuka. Tembakan Sergio Aguero sebenarnya gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Lloris. Namun, si kulit bulat hanya membentur tiang gawang.

Pada menit 64, Tottenham mendapat hadiah penalti setelah Alli dijatuhkan Fernandinho di kotak terlarang. Namun, Erik Lamela yang dipercaya menjadi algojo gagal menjalankan tugasnya dengan baik setelah tembakannya dapat diblok Claudio Bravo.

Lloris bermain gemilang di laga kali ini. Kapten Timnas Prancis itu berturut-turut mampu menyelamatkan peluang yang didapat Kelechi Iheanacho pada menit 75 dan Aguero lima menit kemudian.

Setelah peluang tersebut, tak ada gol yang dicetak kedua tim. Skor 2-0 bertahan hingga laga usai. Tottenham berhasil memberikan kekalahan perdana bagi Man City asuhan Guardiola.(wan)

Berikan Komentar