Porkot Medan 2016 Resmi Dibuka

oleh -255 views

garudaonline – Medan | Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan VIII/2016 resmi dibuka Walikota Medan, T Dzulmi Eldin di Stadion Teladan, Medan, Sabtu (29/10) sore. Sebanyak 2.865 atlet dari 21 Kec se-Kota Medan berebut menjadi terbaik di 33 cabang olahraga.

Dalam sambutannya, Eldin mengatakan, ajang Potkot ini tak hanya sekedar mengelar pesta olahraga Kota Medan semata. Namun, KONI Kota Medan dan Kecamatan serta pengurus cabang olahraga, benar-benar melihat bakat dan prestasi atlet. Sebab, dari ajang inilah para atlet didapuk mewakili Medan diajang yang kebih prestisius lagi.

“Porkot adalah upaya peningkatan bakat dan prestasi olahraga Kota Medan. Ini juga agar Medan tidak vakum atau miskin atlet yang handal dan berprestasi mewakili Medan ditingkat daerah, nasional maupun internasional,” tutur Eldin.

“Porkot tidak hanya upaya mendorong Medan sebagai Kota atlet, tetapi juga harus bertanggungjawab penuh membina terhadap prestasi atlet untuk Kota Medan,” tambah Eldin.

Dihadapan Ketua Harian KONI Sumut, John Ismadi Lubis, Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Nanda Ramli, mewakili Pangdam I/BB, Kapolda Sumut, pimpinan SKPD Pemko Medan, serta seluruh kontingen Kecamatan Kota Medan, Eldin menyebutkan, prestasi atlet Medan di PON XIX/2016 Jawa Barat lalu, cukup memuaskan. Tercatat, dari perolehan kontingen Sumut, dimana 9 emas, 11 perak dan 18 perunggu, sebagian besar diraih atlet Medan. Yakni, emas, 11 perak dan 18 perunggu. “Kedepan, atlet Medan yang memperkuat kontingen Sumut, kiranya tak hanya kuantitas saja tetapi juga ini didukung kualitas yang baik pula,” kata Eldin.

Tak ayal, dengan sumbangsih atlet Kota Medan tersebut pula, Eldin berharap, dengan Porkot ini pula memberikan kontribusi besar prestasi olahraga bagi ibukota provinsi Sumatera Utara ini. “Ini bukan hanya sekedar mengejar Medan kota atlet olahraga semata saja, tetapi juga meningkatkan mental atlet agar bisa bersaing nasional dan internasional,” harap Eldin.

Ketua Harian KONI Sumur, John Ismadi Lubis mengatakan, digelarnya Porkot Medan yang sudah digelar untuk kedelapan kalinya, menunjukan konsistensi Pemerintah dan KONI Medan terus berupaya mencari, menjaring dan meningkatkan prestasi olahraga Medan.

Dirinya pun tak memungkiri besarnya kontribusi atlet Medan bagi kontingen Sumut di PON lalu. “Dari 309 atlet Sumut di PON Jawa Barat lalu, sebagian besar atlet Medan dengan 165 atlet.

Melalui Porkot ini kami mengharapkan prestasi Sumut di PON XX/2020 Papua, meningkatkan baik raihan medali maupun urutan lebih baik lagi,” harapnya.

Sedangkan Ketua KONI Kota Medan, Eddy H Sibarani, menyebutkan, melalui Porkot ini muncul bibir atlet berprestasi. Tak hanya tingkat provinsi, nasional bahkan internasional, prestasi atlet Kota Medan telah menghiasi pencapaian. Teranyar, sebut Eddy, tiga atlet binaan KONI Medan, berprestasi di Kejuaraan Dunia.

Yakni, Dwi Fadillah dan Nicky Dwi Oktari Putri, meraih medali emas di Kejuaraan Dunia Karate Antara Pelajar, Couple Internationale de Kayl Luxemburg, Denmark 2016. Juga, Lindswell Kwok mencatatkan namanya meraih dua medali emas di World Taijiquan Champioonship Polandia 2016. “Ini sebuah bukti dari pencapaian awal di Porkot. Tentunya, harapan di Porkot ini digelar bertujuan pencarian dan menjaring bibit atlet, juga menambah frekuensi pertandingan dan prestasi atlet,” pungkasnya.

Ketua Panitia Porkot Medan VIII/2016, T Daniel Mozard, dalam laporannya mengatakan, Porkot kali ini diikuti 2.864 atlet, mewakili 21 kecamatan se-Kota Medan, bertanding di 33 cabang olahraga, digelar hingga 5 November mendatang.

Pembukaan dimeriahkan tarian massal yang melibatkan 1.000 pelajar SMP sederajat se-Kota Medan, penampilan drum band Kota Medan yang tampil di PON XIX/2016 Jawa Barat, defile seluruh kontingen. Pembukaan ditandai dengan penyalaan api Porkot yang dinyalakan atlet Medan yang meraih medali di PON XIX/2016 Jawa Barat.(red/Har)

Berikan Komentar