Rossi, Pebalap Paling Sedikit Jatuh

oleh -295 views

garudaonline – Jakarta | Seri kompetisi MotoGP tahun 2016 akan segera berakhir. Seri terakhir dari kompetisi balap tahun ini akan digelar di Valencia, Spanyol, akhir pekan ini.

Seperti dilansir Motorsport, hingga setelah GP Malaysia di Sepang akhir bulan lalu, sudah lebih dari 1.000 insiden pebalap yang jatuh dalam ajang balap motor yang dikelola Dorna tersebut. Itu adalah kali pertama jumlah insiden jatuh (termasuk latihan bebas dan kualifikasi) di tiga kelas mencapai lebih dari 1.000.

Hingga setelah grand prix di Malaysia, tercatat sudah ada 1.011 insiden jatuh dalam balap motor baik di kelas Moto3, Moto2, dan MotoGP.

Jumlah itu adalah yang terbanyak dibandingkan insiden terjatuh yang terekam dalam delapan tahun terakhir. Tak hanya itu, tahun ini pun menjadi kali pertama insiden pebalap jatuh mencapai 1.000 kali.

Di antara 1.011 insiden jatuh tersebut, pebalap veteran Valentino Rossi ternyata merupakan pebalap utama yang paling sedikit alami insiden jatuh. Hingga akhir GP Malaysia, ia tercatat hanya mengalami insiden jatuh sebanyak empat kali.

Kemudian pebalap Yamaha Tech3 Alex Lowes, dan rekan Rossi di musim depan pebalap Suzuki Ecstar Maverick Vinales berada di urutan selanjutnya. Lowes dan Vinales tercatat mengalami insiden jatuh sebanyak lima kali hingga setelah GP Malaysia.

Adapun juara di GP Malaysia lalu, Andrea Dovizioso berada di tempat ketiga yaitu sebanyak enam kali.

Sementara itu pebalap utama di MotoGP yang paling banyak terlibat dalam insiden jatuh adalah Pebalap Marc VDS, Jack Miller, dan pebalap LCR Honda Cal Crutchlow. Kedua pebalap itu tercatat mengalami insiden jatuh sebanyak 24 kali sepanjang musim ini.

Mereka disusul sang juara dunia, Marc Marquez, yang jatuh sebanyak 16 kali sepanjang musim ini hingga GP Malaysia lalu.

Di kelas MotoGP sendiri total insiden jatuh sepanjang musim ini adalah 275 kali. Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan di kelas Moto2 (348) dan Moto3 (388). Lebih sedikitnya jumlah insiden jatuh di MotoGP itu menunjukkan tingkat kematangan pebalap dibandingkan dua kelas di bawahnya.

Tahun lalu total jumlah insiden jatuh MotoGP dalam semusim adalah 215 kali, Moto2 sebanyak 352 kali, dan Moto3 sebanyak 409 kali.

Meningkat pesatnya jumlah insiden pebalap jatuh hingga satu seri tersisa di Valencia pada tahun ini sebagian besar dipengaruhi faktor eksternal. Perubahan aturan teknik yang diperkenalkan otoritas MotoGP membuat para pebalap dan tim masih beradaptasi seraya berkompetisi.

Kemudian kembalinya Michelin sebagai penyuplai tunggal ban untuk MotoGP juga berandil besar atas jumlah insiden jatuh yang berlipat sepanjang tahun ini.

Jumlah total insiden jatuh di tiga kelas dalam delapan tahun terakhir:
2008: 876
2009: 642
2010: 825
2011: 894
2012: 905
2013: 863
2014: 981
2015: 976
2016: 1011 (setelah GP Malaysia, 30 Oktober 2016) (cnnindonesia. com )

Berikan Komentar