Vietnam vs Indonesia: Tak Akan ‘Parkir Bus’

oleh -103 views

garudaonline – Hanoi |Tim nasional sepak bola Indonesia menggelar latihan perdana di Lapangan 1 Kawasan Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, kemarin pagi. Indonesia akan menghadapi tim tuan rumah pada babak semifinal kedua Piala Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) pada Rabu besok.

Tim asuhan pelatih Alfred Riedl ini hanya butuh hasil seri karena menang 2-1 pada semifinal pertama di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu lalu. Riedl memimpin langsung sesi latihan Boaz Solossa dan kawan-kawan, kemarin pagi, selama satu jam. Sebanyak 23 pemain tim nasional melakukan pemanasan rutin untuk memulihkan kebugaran fisik.

Selain melatih fisik, Riedl meminta anak didiknya membiasakan diri dengan cuaca Hanoi yang lebih dingin. Saat berlatih, kemarin, tim Garuda merasakan suhu udara sekitar 20 derajat Celsius. Pemain sayap, Rizky Rizaldi Pora, tidak mempermasalahkan cuaca Vietnam yang lebih dingin dibanding Indonesia.

“Buktinya kami berlatih dengan sangat nyaman,” kata pemain berusia 27 tahun asal Ternate itu dalam siaran pers Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), kemarin. Pemain klub Barito Putera itu mengklaim timnya sudah siap bertanding melawan Vietnam. Mereka bakal meladeni lawan dengan permainan terbuka, sehingga ada kemungkinan besar akan terjadi situasi saling menyerang.

”Tapi kami harus lebih berfokus dan berkonsentrasi melawan mereka. Soalnya, mereka, kan bermain di kandang,” kata Rizky. Riedl pun menjanjikan permainan terbuka pada laga penentu ini. Pelatih asal Austria itu akan menyiapkan pasukan yang mampu tampil menyerang, seperti saat tampil di Pakansari. Riedl meyakinkan tidak akan ada upaya sengaja menumpuk pemain di lini pertahanan demi mengantongi hasil imbang.

Pelatih berusia 67 tahun itu optimistis 23 pemainnya dalam kondisi prima. Meskipun, ada beberapa pemain yang mengalami cedera ringan. “Tapi, tak masalah, mereka akan siap saat pertandingan,” katanya. Riedl mewaspadai salah satu pemain andalan Vietnam, Le Cong Vinh. Dia menilai pemain berusia 30 tahun itu sebagai salah seorang penyerang paling “mematikan” di Asia Tenggara.

Bisa saja Cong Vinh bakal tampil bersemangat. Selain bermain di hadapan ribuan suporter, penyerang klub Becamex Binh Duong itu hendak pensiun dari tim nasional seusai Piala AFF 2016. Cong Vinh diprediksi akan berusaha sekeras mungkin membawa Vietnam melaju ke final.

Pelatih Vietnam, Nguyen Huu Thang, berjanji akan menebus kekalahan dari Indonesia. Semangat Huu Thang semakin berkobar ketika dia dan 23 pemainnya pulang kampung setelah bertandang ke Indonesia. Setiba di Bandara No Bai, Hanoi, Senin dinihari lalu, sejumlah suporter sudah menunggu.

Pelatih berusia 44 tahun itu mengatakan terkejut atas dukungan suporter mereka setelah dikalahkan Indonesia. Sebagai pelatih, Huu Thang mengaku malu berdiri di depan suporter. “Saya merasa bersalah karena tak bisa memberikan permainan yang baik dan kemenangan,” ujarnya.

Ia menilai, pada pertandingan semifinal pertama, barisan pertahanan timnya masih mudah ditembus Boaz Solossa cs. Huu Thang juga menyoroti lini depan Vietnam yang dianggapnya tumpul. Mereka banyak memperoleh peluang mencetak gol. Tapi tak satu pun yang bisa dikonversi menjadi gol. “Saat itu kami kesulitan hanya untuk menyeimbangkan skor pertandingan,” katanya.

Gelandang andalan Truong Dinh Luat bisa dimainkan lagi. Dia tak bisa diturunkan di Stadion Pakansari lantaran hukuman akumulasi kartu merah saat melawan Kamboja dalam penyisihan Grup B.(Ber)

Berikan Komentar