Wakil Ketua DPRD: Porkot Medan Mubazir

oleh -105 views

garudaonline – Medan | KONI Medan siap menggelar Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2016 yang berlangsung 29 Oktober sampai 5 November. Acara pembukaan digelar di Stadion Teladan Medan Sabtu (29/10) sore mulai pukul 14.00 Wib.

Kesiapan KONI Medan disampaikan dalam rapat akhir persiapan yang dihadiri jajaran pengurus KONI Medan dan Unsur Panpel.
Dalam rapat di aula KONI Medan Jumat (21/10), Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani, menekankan kepada semua Pengurus KONI Medan dan Panitia untuk bekerja maksimal demi suksesnya kegiatan, terutama di acara pembukaan dan penutupan yang dirancang meriah.

Ketua Umum KONI Medan menyebut, sukses acara pembukaan adalah mutlak harus diraih, demi suksesnya acara Porkot Medan 2016 secara keseluruhan.

Disebutkan, acara pembukaan yang akan dilakukan langsung Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin SMSI, akan diawali dengan defile kontingen dari 22 Kecamatan se Kota Medan. Puncak acara pembukaan ditandai dengan penyalaan api Porkot atlet terbaik Kota Medan.

Menurut Eddy Sibarani, rangkaian acara pembukaan juga dimeriahkn tarian massal yang dibacakan para pelajar, hiburan artis penyanyi, lucky draw dengan hadiah utama satu unit sepeda motor Honda. “Kita berharap warga Kota Medan berduyun-duyun datang ke acara pembukaan untuk menyaksikannya seraya berkesempatan mendapat hadiah dari lucky draw,” tutup Eddy Sibarani.

Mubazir

Meski begitu Wakil Ketua DPRD Medan Burhanuddin Sitepu menilai Porkot yang digelar setiap tahunnya mubazir. Menurutnya, Porkot lebih menonjolkan seremonial saja. Ini terlihat dari delapan tahun perhelatan Porkot tak ada perubahan signifikasi pembinaan olahraga di Kota Medan.

Bahkan, cenderung Porkot dilaksanakan untuk melepas rodi roda organisasi saja. “Saya tak ada melihat perubahan, mirisnya lagi Porkot bukan pembinaan tapi serimonial”kata Burhanuddin Sitepu menjawab wartawan.

Ditambah lagi Burhanuddin Sitepu, masih kurang memuaskan prestasi atlet Kota Medan di pentas nasional. “Saya tahun atlet hampir 60 persen membela Sumut (167 orang), tapi yang meraih emas hanya 9 atlet. Itu pun menumpuk di cabor wushu”,ujarnya.

Idealnya tegas politisi Demokrat itu Porkot setiap 2 tahun. “Heran saya, ada 2 multieven dibuat KONI Medan,tapi hasil nya masih jalan ditempat”,katanya.(Har)

Berikan Komentar