Generasi Muda Harus Bijak Bermedsos

oleh -1.253 views

garudaonline – Medan | Generasi muda diedukasi untuk bijak dan cerdas dalam menggunakan media sosial (medsos). Agar informasi yang dibagikan bukan berita bohong atau hoax.

Oleh karenanya, generasi muda yang merupakan pengguna terbesar medsos harus memiliki kemampuan literasi untuk melawan pengaruh negatif internet.

“Kita harus memiliki kemampuan literasi media yang baik untuk melawan pengaruh negatif,” kata Wakil Ketua Komisi I DPRD RI, Meutya Hafid dalam diskusi publik generasi muda gaul di Medsos dengan Smart yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo), Sabtu 30 September 2017.

Dia menyebutkan penggunaan media sosial dan digital menjadi bagian yang menyatu dalam kehidupan sehari-hari generasi muda Indonesia. Apalagi sekira 42,8% atau sekira 56,7 juta pengguna internet merupakan usia antara 10 hingga 34 tahun.

“Untuk itu, generasi muda sangat penting mengetahui bagimana menyaring informasi internet. Sebab tanpa adanya literasi yang baik, kita akan mudah dijadikan korban kepentingan yang berujung pada kebencian terhadap suku, ras, agama dan kelompok lain,” urai Meutya Hafid.

Sementara itu, Mutia Atiqah dari Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumut mengatakan dari data Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) di tahun 2016, jumlah pengguna internet mencapai 132,7 juta jiwa. Jumlah ini terdiri dari berbagai kalangan usia, pendidikan dan sosial yang berbeda.

“Medsos mempunyai dampak negatif dan positif. Untuk dampak negatif ini beragam bentuknya bisa tindakan kriminalitas, mengganggu proses belanjar dan lainnya. Sedangkan dampak positifnya, bagi yang hobi tulis menulis dapat mempublikasikannya lewat blog,” bebernya.

(fidel)

Berikan Komentar