Hadiri Perayaan Malam Tahun Baru, Pelajar SMA Tewas Ditikam

oleh -152 views

garudaonline, Simalungun: Hadiri perayaan malam pergantian tahun, pelajar SMA tewas dengan cara mengenaskan.

Anggiat Pangihutan Hutapea (17) warga Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun malah kehilangan nyawa di tempat yang semestinya dilaksanakan dengan bahagia tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Anggiat tewas ditikam oleh seorang pria setelah terlibat percekcokan pada saat perayaan malam pergantian tahun di Huta Buntu Sialtong Nagori Saribu Asih Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Selasa (1/1/2019) dinihari kemarin.

Namun tak lama usai kejadian, polisi berhasil meringkus pelaku yang diketahui berinisial KHB (27) warga yang sama dengan korban.

“Pelaku kita tangkap pada Rabu tanggal 2 Januari 2019 sekitar pukul 00.30 WIB,” sebut Kanit Reskrim Polsek Tanah Jawa Iptu J. Sitinjak, Jumat (4/1/2019).

Iptu J. Sitinjak, mengatakan berdasarkan pemeriksaan sementara bahwa pelaku sakit hati terhadap kata-kata korban yang tidak menghargai pelaku.

“Jadi sebelumnya pada hari Selasa (1/1/2019) sekitar pukul 00.00 WIB, pelaku yang saat itu ingin menyaksikan acara muda-mudi, terlibat cekcok mulut dengan korban diseputaran parkirkan sepeda motornya di Huta Buntu Sialtong Nagori Saribu Asih Kecamatan Hatonduhan,” kata J Sitinjak.

J Sitinjak menjelaskan bahwa pelaku merasa sakit hati dan merasa tidak dihargai sehingga pelaku berniat membunuh korban dan pelaku pulang kerumahnya yang berjarak kurang lebih dua kilometer, untuk mengambil pisau, dan kemudian kembali ke tempat semula untuk mencari korban.

Setelah pelaku melihat korban, pelaku langsung mengambil pisau yang sebelumnya diselipkan dipinggang dan langsung menikam korban pada bagian tubuh korban sambil mengatakan dari pada aku yang kau matikan, lebih baik kau yang ku matikan.

“Usai menikam korban, pelaku langsung meninggalkan korban dan pulang menuju ke kampungnya,” ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Tanah Jawa lalu melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku di Nagori Buntu Bayu Kecamatan Hatonduhan.

“Terhadap tersangka akan dikenakan Pasal 340 KUHPidana Subsider Pasal 338 dari KUHpidana juncto Pasal 80 ayat 3 UU Nomor 35 tahun 2014 atas perubahan UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tutup J Sitinjak.

Petugas Polsek Tanah Jawa juga mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau belati bergagang kayu dengan panjang sekitar 28 Cm, 1 potong celana warna hijau berlumuran darah.

Kemudian, 1 potong baju warna kuning berlumuran darah, 1 potong jaket warna hijau nomor 86 berlumuran darah, 1 pasang sepatu warna hitam merk kickers, 1 (unit) sepeda motor merk honda beat warna hitam nomor polisi BK 2530 TBG. (dfnorris)

Berikan Komentar