Awas! Komplotan Penipu Modus Mengobati Kejahatan Santet Beraksi di Mal

oleh -186 views
Azim Arizon, tersangka kasus penipuan modus mengobati kejahatan santet yang tertangkat saat bersaksi di Mal Center Point, Medan Timur.

garudaonline – Medan | Masyarakat Kota Medan yang kebetulan berada di mal atau dimana saja diminta jangan terlalu senang apabila ada orang tak dikenal memberikan perhatian lebih.

Sebab bisa saja, orang tersebut memiliki maksud atau bahkan berniat jahat kepada anda. Satu contoh kasus yang dialami seorang ibu rumah tangga bernama Susilawati. Akibat terlalu percaya dengan orang yang tidak ia kenal sebelumnya, kalung emasnya raib.

Peristiwa bermula saat korban bersama anaknya jalan-jalan ke Mal Center Point, Jalan Jawa, Medan Timur. Saat bersamaan, ibu dan anak tersebut bertemu dengan dua orang lali-laki yang tidak mereka kenal sebelumnya.

“Setelah bertemu, salah seorang laki-laki itu mengatakan kepada korban bahwa korban sedang dimasukan penyakit atau disantet orang. Lalu laki-laki itu menawarkan pengobatan kepada korban dan korban bersedia untuk diobati,” tulis Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu Ainul Yaqin melalui WatsApp yang diterima wartawan, Minggu (4/12/2016).

Setelah disepakati untuk dilakukan pengobatan, pelaku kemudian menyuruh korban untuk membeli telur ayam kampung. Lalu korban menyuruh anaknya membeli telur ayam kaoung seperti yang diminta pelaku.

Sesaat kemudian, anak korban bersama seorang lagi pelaku pergi untuk mebeli telur. Tak lama kemudian, pelaku yang menemani anak korban kembali dan menyuruh korban membuka kalung emas yang dipakai korban.

“Setelah kalung emas dibuka, korban lantas melipat dan membungkus kelung emasnya¬† dengan tisu lalu menyimpannya ke dalam dompet. Kemudian korban dibawa salah seorang pelaku ke dalam kamar mandi untuk mencuci muka sebagai syarat untuk pengobatan.

Saat itu, tas korban yang berisi kalung emas tinggal di atas meja. Kemudian pelaku atas nama Azim Arizoni mengambil kalung dari dalam tas korban. Kemudian pada saat korban kembali, dia melihat kalungnya sudah tidak ada lagi dan korban melihat pelaku Azim Arizon terburu-buru pergi.

Sadar kalung emasnya diambil pelaku, korban lantas berteriak maling. Petugas keamanan mal yang mendengar teriakan korban kemudian mengejar dan berhasil menangkap pelaku Azim Arizon,” terang Ainul.

Setelah diamankan, pelaku Azim Arizon dilakukan penggeledahan dan darinya ditemukan kalung emas milik korban. Sementara teman pelaku yang diketahui bernama Anton melarikan diri.

Terhadap pelaku Azim Arizon, selanjutnya dibawa ke Mapolsek Medan Timur berikut barang bukti kalung emasnya. Menyusul korban membuat laporan polisi. Terkait kasus ini, pelaku dipersangkakan dengan Pasal 372 dan atau 378 KHUPidana.

(g/01)

Berikan Komentar