Balita Rentan Tertular Penyakit TB

oleh -189 views

garudaonline – Medan | Bayi berumur di bawah usia lima tahun (balita) rentan tertular penyakit Tuberculosis (TB). Apalagi, jika di dalam satu rumah ada salah satu anggota keluarga yang menderita TB, maka kemungkinan balita tertular sangat besar.

“Maka bayi tersebut harus diberikan obat untuk mencegah TB, yaitu INH pencegahan. Anak-anak daya tahan tubuhnya lebih rendah ketimbang orang dewasa,” kata Ketua Jaringan Kesehatan Masyarakat (JKM) Sumatera Utara (Sumut) dr Delyuzar, Senin (5/12/2016).

Berdasarkan data yang dimiliki JKM tahun 2016, untuk penderita TB di Sumut jumlahnya mencapai sebanyak 1.631 orang. Jumlah ini sendiri dihimpun dari 4 kabupaten/kota yakni, Deli Serdang sebanyak 739 orang, Medan 364 orang, Serdang Bedagai 380 orang, dan Tanjung Balai 148 orang.

“Dari jumlah tersebut, 0,05% nya adalah balita. Angka ini memang masih rendah, tetapi bila pencariannya dilakukan secara intensif maka angkanya bisa jauh lebih besar,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemberantasan Dan Penanggangan Penyakit Dinas Kesehatan Sumut, Sukarni mengatakan estimasi kasus TB Sumut di tahun 2015 jumlahnya mencapai sebanyak 68.000 orang. Namun, yang berhasil mereka temukan hanya sebanyak 23.000 orang yang menderita TB.

Dari jumlah itu, jelas Sukarni, 10% nya merupakan anak usia 15 tahun kebawah. Karenanya, upaya yang dilakukan untuk penanggulangannya harus memperkuat kepemimpinan disemua level terhadap TB mulai dari walikota, bupati, camat, kepala puskesmas, serta kepala pelayanan kesehatan.

“Selain itu ialah mengikut sertakan semua fasilitas kesehatan yang ada. Dengan kordinatornya diwilayah masing-masing kepala Puskesmas yang berkordinasi dengan camat setempat,” ujarnya.

Selanjutnya, pada tahun 2017 nanti tambah Sukarni, Dinas Kesehatan Sumut juga mengupayakan semua fasilitas kesehatan di wilayah Puskesmas merupakan tanggung jawab Kepala Puskesmas dan camat.

“Paling tidak, dengan adanya program ini, kedepannya kita harapkan penemuan kasus bisa mencapai 60 hingga 70 persen,” bebernya.

(Fidel)

Berikan Komentar