Bawa Tas Mencurigakan di Gereja Bethel, Pria Ini Diamankan Polisi

oleh -231 views

garudaonline – Medan | Seorang pria diamankan personel Polsek Patumbak karena membawa tas rangsel mencurigakan ke Gereja Bethel, Jalan Mariendal/Bajak II-H, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (22/12/12) malam.

Pria tersebut diketahui bernama Syamsari alias Ari (24). Dia berhasil merangsek masuk ke dalam gereja sambil membawa tas ranselnya. Kedatangannya diketahui oleh dua orang warga bernama M Riski Nasution (22) dan Rahmad Suryadi Nasution (21) yang sedang berada di sekitar gereja.

“Kami lagi berdiri di samping gereja itu. Kemudian datang dia (Ari) menghampiri kami dan menanyakan apakah gereja ini ada penghuninya. Lalu ku bilang ada karena ada sepeda motor dan mobil,” kata Riski.

Karena curiga, Riski kembali bertanya kepada Ari. “Aku sempat curiga sama dia, bang. Makanya kutanya lagi ada kepentingan apa abang di Gereja Bethel itu. Katanya dia mau jumpai kawannya karena dia mau pindah agama. Lantaran dia mau pindah agama, kusuruh saja dia masuk ke dalam gereja,” beber Riski.

Dikatakan Riski, sebelum masuk ke dalam gereja, Ari juga sempat ditanyai jemaat gereja. Beberapa menit di dalam gereja, seorang jemaat berlari keluar dari dalam gereja sambil berteriak ada teroris dan menghampiri Riski dan Rahmad.

“Jemaat itu nanya sama kami, apakah ada melihat orang yang membawa tas ransel masuk ke dalam gereja tadi. Lalu kubilang ada, tapi dia barusan keluar tanpa membawa tas ranselnya lagi. Itu dia masih di luar pagar gereja,” beber Riski.

Sontak jemaat gereja tersebut berteriak ada teroris. “Ada teroris, pria tadi itu adalah teroris,” teriak mereka.

Akibat teriakan itu, para jemaat lainnya pun lari tunggang langgang untuk menyelamatkan diri. Sedangkan jemaat lainnya berhasil menangkap pelaku dan menghubungi personel Polsek Patumbak.

Tak berapa lama kemudian, sejumlah personel Polsek Patumbak tiba di lokasi dan langsung melakukan penggeledahan badan dan barang bawaan Ari. Setelah dipastikan tidak ada bom ataupun bahan peledak di dalam tas ransel milik pelaku, kemudian polisi mengamankannya ke Mapolsek Patumbak.

“Di dalam tas itu hanya berisi baju kemeja 2 potong, kacamata 2, charger HP, Handset, 3 kartu HP dan 1 satu kartu HP Tri,” kata Kapolsek Patumbak, AKP Afdhal Junaidi, Jumat (23/12/2016) pagi.

Afdhal mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Alim Langsa, Iptu M Daud tentang identitas pelaku.

“Sabar ya, nanti kalau ada perkembangan terbaru terkait kasus ini, akan saya kabarkan,” sebut Afdhal.

(g/10)

Berikan Komentar