BREAKING NEWS : Dua Bandar Narkoba asal Aceh Ditembak Mati di Medan

oleh -485 views

garudaonline – Medan | Dua bandar narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba) asal Aceh ditembak mati personel Satres Narkoba Polrestabes Medan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting mengatakan, kedua bandar berinisial MR (22) dan M (22) warga Kabupaten Pidie, Aceh ini terpaksa diberikan tindakan tegas lantaran melakukan perlawanan saat ditangkap.

“Mereka mengancam petugas dengan menggunakan senjata api (senpi) revolver rakitan,” ujar Rina, seperti dilansir tribratanewspoldasumut.com, Rabu (17/5/2017).

Dikatakan, MR dan M sebelumnya ditangkap di pinggir Jalan Sei Rokan, Kelurahan Sei Sekambing B, Kecamatan Medan Baru, Selasa (16/5/2017) sekira pukul 19.00 WIB. Penangkapan MR dan M merupakan hasil pengembangan informasi dari masyarakat.

“Sebelumnya personel Satres Narkoba Polrestabes Medan mendapat informasi dari masyarakat bahwa di sekitar TKP tersebut sering terjadi transaksi narkoba. Personel kemudian melakukan penyelidikan di sekitar TKP,” katanya.

“Saat penyelidikan, personel mencurigai dua orang laki-laki berboncengan sepeda motor jenis Honda Beat. Selanjutnya personel melakukan penangkapan terhadap kedua laki-laki tersebut. Dari mereka disita barang bukti sabu-sabu seberat 1 kilogram,” tuturnya.

Setelah mengamankan kedua laki-laki berinisial MR dan M tersebut, personel Satres Narkoba Polrestabes Medan kemudian pengembangan ke tempat kos kedua tersangka di Jalan Sei Begawan. Dari dalam kamar kos kedua tersangka, petugas kembali menemukan sabu-sabu seberat 1 kilogram.

“Hasil interogasi kedua tersangka ini mengaku memiliki gudang penyimpanan narkotika jenis sabu di Perumahan Torganda, Jalan Bunga Raya, Sunggal. Personel kemudian melakukan pengembangan ke gudang dimaksut.

“Namun sesampainya di lokasi, kedua tersangka ini kabur ke areal pekuburan sambil mengancam akan menembak petugas dengan senpi revolver rakitan. Anggota kemudian melakukan pengejaran sambil melepas tembakan peringatan,” terang Rina.

Tembakan peringatan personel Satres Narkoba Polrestabes Medan ini tidak diindahkan, sehingga dengan terpaksa dilakukan tembakan ke arah kedua tersangka dan mengenai punggung tembus ke dada. Akibatnya, kedua tersangka MR dan M ini  tewas di tempat.

Setelah itu, personel Satres Narkoba Polrestabes Medan membawa jenazah kedua tersangka ke Rumah Sakit (RS) Bhyangkara Medan dilakukan autopsi. Saat ini personel Satres Narkoba Polrestabes Medan masih melakukan pengembangan terhadap jaringan kedua tersangka yang belum tertangkap.

“Selain melumpuhkan tersangka, personel juga mengamankan barang bukti sabu-sabu dari 2 TKP dengan total berat 2 kilogram dan sepucuk senpi revolver rakitan,” tutup Rina.

(g.01)

Berikan Komentar