Curi Ikan, Enam Kapal Malaysia Diledakkan di Perairan Belawan

oleh -354 views

garudaonline – Medan | Sebanyak enam kapal ikan berbendera Malaysia dan satu berbendera Indonesia dimusnahkan Polda Sumatera Utara dengan cara diledakkan/ditenggelamkan di Perairan Belawan di titik koordinat 03º 47′ 500” U – 098º 42’ 250” T, Sabtu (1/4/2017) sekira pukul 10.40 WIB.

Ketujuh barang bukti kapal milik pelaku illegal fishing (pencuri ikan) tersebut dimusnahkan setelah mempunyai kekuatan hukum tetap dan bersifat final (Inkracht) serta instruksi dari Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melalui live streaming dari Ambon.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, ketujuh kapal ikan asing dan lokal itu sebelumnya ditangkap setelah melakukan tindak pidana perikanan yang tidak memiliki surat izin penangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

“Tujuan penenggelaman untuk memusnahkan barang bukti berupa kapal ikan asing dan lokal itu untuk memberikan efek jera kepada nelayan asing, sehingga tidak melakukan tindak pidana serupa atau tindak pidana lainnya di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia,” ujar Rina melalui siaran persnya diterima wartawan, Sabtu (1/4/2017).

Adapun tujuh kapal asing dan lokal yang dimusnahkan tersebut adalah:

1. KM SLFA 2675  kebangsaan kapal Malaysia dengan nama tersangka Zaw kebangsaan Myanmar. Tertangkap pada 13 Desember 2015 lokasi penangkapan Zeel Sel Malaka Sumatera Utara. Status perkara Inkracht.

2. KM SLFA 4778 kebangsaan kapal Malaysia dengan nama tersangka Chia Keechan kebangsaan Malaysia. Tertangka pada 17 Februari 2016 lokasi penangkapan Tertorial Sel Malaka Sumatera Utara. Status perkara Inkracht.

3. KM PKFA 3378 kebangsaan kapal Malaysia dengan nama tersangka Tepparak Insorn kebangsaan Thailand. Tertangka pada 12 Juli 2016 lokasi penangkapan Zeel Sel Malaka Sumatera Utara. Status perkara Inkracht.

4. KM Extra Joss- III kebangsaan kapal Indonesia dengan nama tersangka Amiruddin kebangsaan Indonesia. Tertangka pada 25 Juli 2016 lokasi penangkapan Tertorial Sel Malaka Sumatera Utara. Status perkara Inkracht.

5. KM PKFB 1152 kebangsaan kapal Malaysia dengan nama tersangka Chit Soe kebangsaan Myanmar. Tertangka pada 30 Juli 2016 lokasi penangkapan Tertorial Sel Malaka Sumatera Utara. Status perkara Inkracht.

6. KM PKFA 8115 kebangsaan kapal Malaysia dengan nama tersangka Moe alias Swan kebangsaan Myanmar. Tertangka pada 30 Juli 2016 lokasi penangkapan Tertorial Sel Malaka Sumatera Utara. Status perkara Inkracht.

7. KM KHF 1767 kebangsaan kapal Malaysia dengan nama tersangka Ko Kyaw Soe als Kyaw Soe kebangsaan Myanmar. Tertangkap pada 25 Agustus 2016 lokasi penangkapan Tertorial Sel Malaka Sumatera Utara. Status perkara Inkracht.

Kegiatan pemusnahan ketujuh kapal tersebut dihadiri Kapolda Sumut  Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Pangdam I/BB diwakili oleh Kasdam, Danlantamal, Pangkosek Hanudnas II Medan, FKPD Sumut , Kabinda Sumut, FKPD Kota Medan, Ka Basarnas Provinsi Sumut, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto, Kabinda Sumut, Para Pejabat Utama Polda Sumut, Kapolrestabes Medan dan Kapolres Pelabuhan Belawan.

(g/01)

Berikan Komentar