Ditanya Penahanan Bayi, Ini Jawaban Pihak RS Bina Kasih

oleh -454 views

 

 Humas RS Bina Kasih, Andre Ginting

Humas RS Bina Kasih, Andre Ginting

garudaonline, Medan | Pihak Rumah Sakit (RS) Bina Kasih akhirnya angkar bicara soal penahanan bayi pasien pasangan Ferry Silalahi (30) dan Lidia K Siregar (21) warga Jalan Setia Budi Gang Inpres Pasar IV, Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

Humas RS Bina Kasih, Andre Ginting ditanya melalui telepon selulernya menjelaskan bahwa Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dimiliki oleh pasien adalah untuk menanggung biaya persalinan ibu bayi.

“Jadi kita jelaskan bahwa yang ditanggung KIS adalah biaya persalinan ibu bayi tersebut. Sementara pada saat bayi tersebut lahir, oleh dokter yang bersangkutan kondisi bayi lemah sehingga dirasa perlu dirawat dalam ruangan Nicu Picu, RS Bina Kasih, sehingga atas petunjuk BPJS agar kartu BPJS bayi tersebut diurus 3X24 jam.

Namun, sampai batas waktu yang ditentukan oleh BPJS pihak keluarga tidak dapat menunjukkan kartu tersebut sehingga oleh peraturan BPJS bayi tersebut dikenakan tarif biaya normal atau tarif biaya masuk umum,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa pihaknya tidak berniat untuk menahan bayi atau mempersulit pengguna kartu KIS.

“Jadi, pada intinya Rumah Sakit Umum Bina Kasih tidak menahan bayi maupun mempersulit pengguna Kartu Indonesia Sehat,” tegasnya.

Sementara itu, ketika ditekankan terkait informasi diamakannya BPKB serta sepeda motor pasien, ia menjelaskan bahwa pasien tersebut yang menawarkan penjaminan.

“Kalau masalah itu, saya sudah konfirmasi bahwa yang menawarkan penjaminan dengan sepeda motor adalah bapak si bayi suami dari ibu Siregar itu. Jadi, kita sah-sah saja kalau dia mau jaminkan sepeda motor, tapi setelah ditanya ternyata itu sepeda motor mertuanya. Jadi, saran manajer ya dibayar cash aja lah gak usah pakai sepeda motor, jadi itunya yang kejadian sebetulnya,” jelasnya.
Pun demikian, ia berjanji akan segera membantu pasien untuk menyelesaikan persoalan tersebut secepatnya.

“Saya akan selesaikan hari ini juga dan akan kita bantu mencari solusi untuk memudahkan mereka,” pungkasnya. (robert)

Berikan Komentar